Google Dituding Meniru Desain Liquid Glass Apple, Bos Android Membantah
Google dituding meniru tampilan Liquid Glass milik Apple setelah video promosi Android viral di media sosial.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Google mendapat sorotan setelah dituding meniru tampilan antarmuka “Liquid Glass” milik Apple untuk sistem operasi Android.
Tudingan tersebut muncul setelah Google mengunggah video promosi terbaru Android yang menampilkan maskot robot Android dengan efek transparan menyerupai kaca.
Laporan mengenai hal itu dipublikasikan media teknologi 9to5Mac pada 7 Mei 2026.
Dalam video tersebut, maskot Android bernama The Bot terlihat berubah dari warna hijau khas Android menjadi tampilan transparan bercahaya.
Desain itu langsung memicu perdebatan di internet karena dianggap sangat mirip dengan konsep Liquid Glass yang sebelumnya diperkenalkan Apple untuk iOS, iPadOS, dan macOS.
Liquid Glass sendiri merupakan gaya antarmuka baru Apple yang menampilkan efek kaca transparan, refleksi cahaya, dan tampilan mengilap di berbagai elemen sistem.
Banyak pengguna media sosial menilai Google mulai mengikuti arah desain Apple.
Salah satu komentar yang muncul meminta Google agar tidak meniru konsep “glass everything” milik Apple.
Bahkan, ada pengguna platform X yang mengunggah gambar buatan AI untuk menunjukkan seperti apa tampilan Android jika benar-benar memakai desain Liquid Glass.
Menanggapi komentar tersebut, pimpinan Android Samir Sumaidaie membantah bahwa Google akan menyalin desain Apple.
Samir mengatakan hal itu “tidak akan terjadi”.
Baca juga: Kenapa Memori Android Tiba-Tiba Penuh? Ini Penjelasan Google
Meski begitu, sebagian pengamat teknologi masih meragukan bantahan tersebut.
Jurnalis Macworld, David Price, termasuk salah satu pihak yang menilai tampilan robot Android dalam video itu sangat menyerupai desain baru Apple.
Menurutnya, video tersebut menunjukkan robot Android berubah menjadi transparan bercahaya dengan tampilan yang sangat mengingatkan pada desain terbaru iOS, iPadOS, dan macOS.
Sementara itu, media saudara 9to5Mac, yakni 9to5Google, menilai situasinya tidak sesederhana tudingan meniru desain.
Baca tanpa iklan