Baru Beli HP? Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Pengaturan Awal
Banyak pengguna terburu-buru saat menyiapkan ponsel baru dan tanpa sadar membuat kesalahan yang memengaruhi keamanan, performa, dan baterai.
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Banyak pengguna terburu-buru saat menyiapkan ponsel baru dan tanpa sadar membuat kesalahan yang memengaruhi keamanan, performa, dan baterai.
- Kesalahan umum meliputi mengabaikan fitur keamanan, menginstal semua aplikasi sekaligus, serta menyetujui semua izin dan notifikasi.
- Menjaga ponsel lama sementara waktu dan lebih selektif saat transfer data juga disarankan agar pengalaman memakai ponsel baru lebih optimal.
TRIBUNNEWS.COM - Mendapatkan ponsel baru memang menyenangkan, tetapi banyak orang tidak menyadari betapa pentingnya beberapa jam pertama setelah perangkat dinyalakan, terutama saat proses pengaturan awal. Jika Anda termasuk orang yang terburu-buru melewati setup awal dan langsung menyetujui semua opsi yang muncul, kebiasaan itu sebaiknya dihentikan. Sedikit waktu dan perhatian di tahap ini bisa sangat berpengaruh terhadap performa, keamanan, dan pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
Kesalahan umum saat menyiapkan ponsel baru, baik Android maupun iPhone, meliputi melewatkan pengaturan keamanan dasar, langsung mengunduh semua aplikasi sekaligus, menyetujui semua izin dan notifikasi, tidak memasang pembaruan sistem, memakai aplikasi booster baterai atau performa, hingga terlalu cepat menyingkirkan ponsel lama. Sebagian kesalahan memengaruhi performa, sementara lainnya berdampak pada daya tahan baterai.
Di era ketika rata-rata orang menghabiskan lebih dari empat jam waktu layar setiap hari dan smartphone menjadi perangkat utama untuk hampir semua aktivitas, menyiapkan semuanya dengan benar sejak awal akan sangat membantu.
Mengutip BGR, dari pembayaran, pemesanan, media sosial, hingga pembuatan konten, menghindari kesalahan kecil ini bisa membawa dampak besar dalam jangka panjang.
1. Mengabaikan fitur keamanan
Saat menyiapkan ponsel baru, banyak orang terburu-buru melewati pengaturan keamanan. Padahal, smartphone kini menyimpan data sensitif seperti kata sandi akun online, detail perbankan, dan foto pribadi, sehingga perlindungan privasi sangat penting.
Dalam banyak kasus, fitur keamanan bawaan seperti Google Play Protect, kata sandi, perlindungan biometrik, dan pelacakan lokasi sudah cukup efektif. Jika fitur-fitur ini diaktifkan, peluang orang lain mengakses data Anda jauh lebih kecil, sekaligus meningkatkan kemungkinan menemukan ponsel jika hilang atau dicuri.
Anda juga bisa melengkapinya dengan aplikasi pihak ketiga seperti VPN atau antivirus. Misalnya, jika Anda memasang aplikasi di luar Play Store pada Android, antivirus bisa membantu mendeteksi dan menghapus malware.
VPN sendiri berguna melindungi privasi dengan menyamarkan identitas Anda saat online.
Selain itu, Android dan iPhone juga memiliki fitur bawaan lain seperti Find Hub di Android atau Find My di iPhone. Luangkan waktu untuk meninjau fitur-fitur ini meski sebelumnya tidak pernah Anda gunakan.
Terakhir, jika ada pembaruan sistem yang tertunda, segera instal. Selain menghadirkan fitur terbaru, update juga penting untuk menutup celah keamanan.
Baca juga: OpenAI Perkuat Keamanan Mental Pengguna dengan Trusted Contact di ChatGPT
2. Menginstal semua aplikasi sekaligus
Menginstal semua aplikasi favorit secara langsung memang terasa praktis, tetapi sebenarnya kurang ideal.
Pertama, Anda bisa langsung menghabiskan banyak ruang penyimpanan untuk aplikasi yang jarang dipakai. Di saat slot kartu SD makin jarang tersedia pada smartphone modern, ruang penyimpanan menjadi semakin berharga.
Kedua, beberapa aplikasi yang dulu berguna mungkin kini tidak lagi dibutuhkan karena fungsinya sudah tersedia langsung di sistem operasi.
Misalnya, pada beberapa ponsel seperti Google Pixel, pengguna kini bisa mengatur tingkat kecerahan senter langsung dari sistem tanpa perlu aplikasi tambahan.
Menyiapkan ponsel baru juga waktu yang tepat untuk menghapus aplikasi bawaan yang tidak dibutuhkan agar perangkat tetap ringan dan lancar.
Baca tanpa iklan