Apple Dikabarkan Batalkan Touch ID di Apple Watch, Ini Alasannya
Apple dikabarkan membatalkan Touch ID di Apple Watch karena alasan biaya produksi dan kapasitas baterai.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Apple disebut membatalkan rencana Touch ID untuk Apple Watch.
- Faktor biaya dan ruang baterai menjadi alasan utama.
- Apple kini fokus pada baterai lebih besar dan sensor kesehatan baru.
TRIBUNNEWS.COM - Apple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan fitur Touch ID pada Apple Watch.
Keputusan tersebut disebut dipengaruhi oleh masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat.
Laporan ini diungkap oleh 9to5Mac dalam artikel yang dipublikasikan pada 11 Mei 2026.
Dalam laporan tersebut, Apple sebelumnya sempat dirumorkan tengah mengembangkan sensor sidik jari atau Touch ID yang akan ditempatkan pada Digital Crown Apple Watch.
Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah Apple mengajukan paten terkait penggunaan Touch ID di Apple Watch.
Saat itu, ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown.
Pada tahun lalu, bocoran kode internal Apple juga sempat memperkuat dugaan tersebut.
Kode itu menyebut istilah “AppleMesa”, yang diketahui sebagai nama internal Apple untuk teknologi Touch ID.
Banyak pihak kemudian memperkirakan fitur tersebut akan hadir pada Apple Watch generasi 2026.
Namun, leaker bernama Instant Digital yang dikenal cukup akurat dalam membocorkan produk Apple mengatakan perusahaan kini memilih membatalkan rencana tersebut.
Menurut laporan itu, Apple masih ingin pengguna membuka akses Apple Watch melalui koneksi dengan iPhone, bukan menggunakan sensor biometrik tambahan di jam tangan.
Baca juga: Fitur Andalan AirTag Kini Hadir di Apple Watch, Ini Cara Mengaktifkannya
Ada dua alasan utama mengapa Apple disebut mengurungkan niat menghadirkan Touch ID di Apple Watch.
Berikut alasannya:
- Biaya produksi meningkat
Apple disebut sedang menghadapi kenaikan biaya komponen seperti memori dan perangkat keras lainnya. Penambahan sensor sidik jari dianggap dapat membuat biaya produksi semakin mahal. - Mengurangi ruang untuk baterai
Komponen pemrosesan Touch ID dinilai memakan ruang di dalam perangkat. Hal ini dapat mengurangi kapasitas baterai yang justru sedang menjadi fokus utama Apple.
Saat ini Apple disebut lebih memprioritaskan peningkatan daya tahan baterai dan pengembangan sensor kesehatan yang lebih canggih untuk Apple Watch generasi berikutnya.
Langkah tersebut dianggap lebih penting karena pengguna wearable device seperti smartwatch biasanya lebih mengutamakan baterai tahan lama dan fitur kesehatan dibanding sensor sidik jari tambahan.
Meski begitu, Apple hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor pembatalan Touch ID di Apple Watch.
Karena masih sebatas bocoran, rencana perusahaan masih bisa berubah sewaktu-waktu.
Apple sendiri memang dikenal sering menguji banyak konsep fitur melalui paten dan pengembangan internal, tetapi tidak semuanya benar-benar dirilis ke publik.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan