Apple Salah Prediksi Tingginya Minat MacBook Neo, Produksi Langsung Ditambah
Tingginya minat konsumen terhadap MacBook Neo membuat Apple dikabarkan menggandakan target produksinya.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Tiara Shelavie
Kombinasi harga dan performa tersebut dinilai menjadi salah satu faktor utama di balik tingginya permintaan pasar.
Keberhasilan MacBook Neo juga mulai dirasakan oleh para pesaing Apple.
Data dari firma riset IDC sebelumnya menunjukkan bahwa kehadiran MacBook Neo berhasil meningkatkan permintaan notebook secara global di tengah kondisi pasar PC yang sedang melemah akibat kelangkaan memori.
Bahkan sejumlah produsen laptop Windows mulai menyesuaikan strategi mereka.
Salah satu contohnya adalah Dell yang baru-baru ini memperkenalkan versi terbaru laptop XPS 13 dengan harga mulai 699 dolar AS.
Dalam materi promosinya, Dell secara langsung membandingkan produknya dengan MacBook Neo dan menyoroti fitur-fitur yang tidak tersedia pada perangkat Apple tersebut, seperti layar sentuh dan keyboard dengan lampu latar.
Meski demikian, Dell tetap mengakui bahwa MacBook Neo merupakan perangkat yang kompetitif.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa kehadiran MacBook Neo membuktikan adanya permintaan besar terhadap laptop berkualitas premium dengan harga yang lebih mudah dijangkau.
Kesuksesan generasi pertama tampaknya membuat Apple semakin percaya diri mengembangkan lini MacBook Neo.
Menurut laporan yang sama, Apple diperkirakan akan meluncurkan MacBook Neo generasi kedua pada tahun depan.
Perangkat tersebut disebut akan dibekali chip A19 Pro yang lebih baru serta peningkatan kapasitas RAM menjadi 12 GB.
Meski Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi tersebut, laporan ini menunjukkan bahwa MacBook Neo kemungkinan akan menjadi salah satu produk penting dalam strategi jangka panjang perusahaan.
Dengan tingginya permintaan yang terus meningkat dan produksi yang dikabarkan mencapai 10 juta unit, MacBook Neo kini menjadi salah satu peluncuran produk Apple yang paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.
(Tribunnews.com/Widya)