Ini Urap Seruni Bukan Syahrini Ya
Menu urap Bu Entin rupaya menyimpan daya tarik tersendiri. Parutan kelapa yang lembut disajikan dengan daun seruni.
Penulis:
Daniel Ngantung
Editor:
Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM - Hujan deras tengah mengguyur pesisiran pantai Labuan, dekat Carita, di sore hari akhir November. Namun itu tidak membuat Rumah Makan Ibu Entin sepi pengunjung. Penikmat kuliner bisa memanjakan lidah di tempat makan yang sudah ada sejak 20 tahun silam itu dengan menu-menu penggugah selera.
Di sini tersedia pula menu bakar lainnya yang didominasi makanan laut seperti ikan kue, kakap, kerapu, cumi dan udang, ditambah ayam dan sate maringgi.
Layaknya rumah makan sunda, Bu Entin juga menghadirkan pilihan menu sayuran seperti jengkol semur, tumis oncom, pepes tahu, peyek udang, dan urap.
Selain otak-otaknya yang tak berbau amis itu, menu urap Bu Entin rupaya menyimpan daya tarik tersendiri. Parutan kelapa yang lembut disajikan dengan daun seruni. Sebelumnya kami tidak mengenal nama daun bergerigi itu. Maklum, daun seruni bukanlah bahan utama urap yang sering dijumpai.
Hingga akhirnya seorang pramusaji rumah makan yang terletak di Jalan Jend. Sudirman (samping kantor Kecamatan Labuan) ini mengungkap identitas daun asing itu setelah kami bertanya.
"Itu daun seruni. Ingat yah, seruni, bukan Syahrini," candanya disambung tawaan kecil.
Daunnya renyah, dan baunya harum sehingga menambah sensasi kesegaran dari urap yang disajikan dingin itu. Beruntung bila Anda mendapatkan urap yang baru saja dibuat.
Bagi Anda yang sedang diet, sepertinya urap ini bukan pilihan tepat. Pasalnya, si pramusaji mengatakan, daun seruni berkhasiat untuk menambah nafsu makan.
Seruni lebih dikenal karena bunganya (chrysanthemum). Namun, daunnya sudah lebih populer terutama di zaman masyarakat Cina kuno. Mereka meyakini daunnya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Pengolahannya cukup beragam, dari disedu menjadi teh, hingga dimakan mentah-mentah. Memasuki zaman modern, berbagai penelitian menunjukkan daunnya sebagai sumber vitamin, B6, C, K, riboflavin, dan thiamine yang sangat baik bagi tubuh.
Khasiat daun seruni diantaranya adalah melancarkan pencernaan dan menatralisir darah dari lemak. Melandarkan peredaran darah ke jantung, meredakan sinusitus, flu, dan pusing kepala. Kemudian sifatnya yang dingin, daun ini juga diyakini mampu meredakan jerawat yang meradang
Di jajaran menu bakaran, kami memilih cumi. Tak lupa, petai bakar sebagai pelengkap. Tidak ada embel-embel bumbu yang rumit pembuatannya, cukup dibalur garam dan penyedap rasa. Dagingnya pun tidak alot. Saking lembutnya, hanya butuh gigitan sedang untuk mencabik daging cumi .
Hujan deras yang masih mengguyur menjadi alasan kami malas beranjak agar tetap dapat menyantap hidangan Bu Entin.
Sepertinya bukan karena hujan. Curiga efek daun seruni yang menambah nafsu makan itu mulai bekerja di tubuh kami... Nyammm