Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bukit Batas, bak Raja Ampatnya Kalimantan Selatan

Jika cuaca cerah, pemandangan matahari terbit dan tenggelam di puncak bukit ini indah sekali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus
zoom-in Bukit Batas, bak Raja Ampatnya Kalimantan Selatan
Kompasiana
Pemandangan di Bukit Batas, Desa Bukit Batas, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Laporan Wartawan Banjarmasin Post/Yayu Fathilal

TRIBUNNEWS.COM, MARTAPURA - Meski pemandangannya tak seindah di Raja Ampat Papua, namun banyak kalangan di Kalimantan Selatan menyebut gugusan pulau kecil di Bukit Batas ini bak Raja Ampat.

Jika cuaca cerah, pemandangan matahari terbit dan tenggelam di puncak bukit ini indah sekali.

Bukit Batas, letaknya di Desa Bukit Batas, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Posisinya di seberang waduk Riam Kanan.

Belakangan ini banyak para pelancong lokal ataupun backpacker yang senang berwisata ke sana.

Namanya juga bukit, jalan menuju ke sana tentu saja harus mendaki dan menyeberang sungai.

Lisa Ariani, gadis warga Banjarmasin, pernah ke sana bersama teman-temannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk bisa menikmati pemandangannya yang indah, dia menginap semalam di sana.

Di bukit itu tak ada penginapan atau rumah penduduk. Jadi, kalau menginap ya harus di alam terbuka, tidurnya di dalam tenda.

Di sana tak ada penyewaan tenda dan peralatan berkemah. Jadi, pengunjung harus membawa peralatan sendiri.

Gadis yang biasa disapa Icha ini mengaku sangat menikmati petualangannya kala itu.

"Menyenangkan. Walaupun keliling menyisir bukit sampai ke puncaknya capek banget, tapi pas sampai puncak rasanya terbayar semua kelelahan tadi. Pemandangannya indah banget," ujarnya.

Menuju ke sana, dia berangkat dari Banjarmasin ke Dermaga Riam Kanan sekitar satu jam naik kendaraan pribadi.

Kendaraan pribadinya diparkir di dekat dermaga ini. Semalam biayanya Rp 8.000.

Nah, dari dermaga ini, harus menyeberang sungai ke Desa Bukit Batas menggunakan transportasi air yang disediakan oleh warga setempat, yaitu kelotok.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas