Tempat Asyik Makan Nasi Jinggo di Denpasar, Murah, Rasanya Lezat dan Porsinya Jumbo!
Biasanya dibungkus dalam daun pisang, tapi untuk nasi jinggo khas Happy Tummy disajikan dalam wadah ingka yang dilapisi kertas minyak.
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ayu Dessy Wulansari
TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Mengusung konsep food garage, itulah yang diterapkan oleh Happy Tummy.
Tempat ini berlokasi di Jalan Tukad Batanghari No 1, Renon, Denpasar, Bali dan menjadi satu tempat dengan Red Car Auto Detailing.
Happy Tummy. (Tribun Bali/Ayu Dessy)
Buka mulai pukul 18.00-23.00 Wita, Happy Tummy pun memanjakan pengunjungnya dengan menggelar pertunjukan akustik setiap hari Sabtu atau malam Minggu.
Happy Tummy yang berdiri sejak akhir Mei 2015 memberikan kesan berbeda seperti tema food garage lainnya.
Dining area terpisah menjadi dua bagian. Untuk ruangan terbuka berada di halaman depan dan menyatu dengan open kitchen.
Sedangkan indoor area memberikan kesan yang lebih private dan eksklusif serta cocok dijadikan sebagai meeting room.
Beberapa elemen tentang mobil menjadi ciri khas dari ruangan yang didominasi dengan warna abu-abu dan cokelat kayu.
Tempat ini terasa lebih nyaman dan sejuk karena dilengkapi pendingin ruangan.
Pemilik Happy Tummy, Titi Setyarini menjelaskan, Happy Tummy sebagai tempat makan dengan suasana berbeda.
Maksudnya, pengunjungnya bisa bersantai tetapi mendapatkan premium quality dari setiap hidangan yang disajikan.
“Makanan di sini lebih ke fusion. Jadi di sini ada Balinese, lalu kita combine sehingga ada semi western tapi tetap cocok dengan lidah orang Indonesia,” kata Titi pada Tribun Bali belum lama ini.
Bisa dibilang Happy Tummy menghadirkan makanan yang mana semua orang bisa menikmatinya.