Hamburg Cruise Merapat di Pelabuhan Sabang Angkut 306 Wisatawan Jerman dan 106 ABK
Pasca deregulasi yang diusulkan Kementerian Pariwisata, makin banyak cruise atau kapal pesiar yang merapat
Editor: Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, SABANG – Pasca deregulasi yang diusulkan Kementerian Pariwisata, makin banyak cruise atau kapal pesiar yang merapat.
Kali ini giliran kapal Hamburg Cruise yang menambatkan tali ke Pelabuhan Sabang, Aceh, Rabu 2 Maret 2016.
Kapal yang membawa rombongan Wisman Jerman itu mendarat di Pelabuhan CT 1 BPKS, menurunkan ratusan wisman asal Jerman yang hendak mengeksplore objek wisata di ujung barat-utara Indonesia itu.
”Ada 306 Wisman Jerman dan 169 Crew yang turun dan menginjakan kaki di Sabang. Mereka happy berwisata di negeri tropis ini. Tentu, ketika kapal bersandar dan mereka berwisata, pasti akan membelanjakan Euro-nya untuk souvenir dan aneka keunikan di Aceh,” ujar Asisten Deputi Wisata Alam dan Buatan Kemenpar, Azwir Malaon.
Manfaatnya bukan hanya meningkat jumlah Wisman ke Indonesia, namun pergerakan di bidang ekonomi masyarakat juga akan terdongkrak. PR kita adalah, bagaimana agar bisa mensuplay barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh wisatawan itu.
”Pelabuhan Sabang ini adalah Pelabuhan yang baru saja berubah fungsinya yakni dari pelabuhan Industri menjadi pelabuhan bebas, maka dari itu rentetan perkembangannya menjadi pelabuhan Pariwisata, dan prosesnya berjalan baik di lapangan, itu menggerakkan ekonomi masyarakat,” sebut Azwir.
Kata Azwir, Hamburg Cruise merupakan Cruise yang ke-5 yang mendarat di Sabang. Empat sebelumnya adalah pada tanggal 2 Januari yakni MV Silver Shadow dengan membawa 232 wisman dan 449 crew.
Pada tanggal 14 Januari kedatangan MV Seven Sea Voyager yang membawa 689 wisman dengan 489 crew. Sementara pada tanggal 21 Januari, Sabang kedatangan MV Seven Sea Voyager 682 wisman dengan membawa 449 crew.
Sedangkan yang sebelumnya, pada tanggal 25 Januari, mendarat MS Hamburg dengan membawa 293 wisman dan 171 crew.
Semakin meningkatnya kunjungan Cruise ke Kota Sabang, membuat Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) juga mengajak travel agent dan semua pihak yang terkait agar dapat berkiprah mengembangkan sayapnya hingga ke Kota Sabang dan bisa melayani wisatawan dengan baik.
“Inilah yang oleh Pak Menpar Arief Yahya sering disebut Indonesia Incorporated, spirit ke-Indonesiaan,” katanya.
Hal ini agar kebutuhan dalam menyambut wisatawan dapat terpenuhi dengan baik. Kepala BPKS Fauzi Husin yang diwakili oleh Deputi Komersial dan Investasi, Syafruddin Chan mengatakan, bahwa pertumbuhan kunjungan cruise ke Sabang ini harus juga disertai dengan kesiapan penyambutan yang maksimal.
“Ini merupakan peluang bagi travel agent, dan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, dan harus disikapi dengan maksimal,”ujar Syafruddin, belum lama ini.
Selain itu, masih kata Syafrudin, hal ini merupakan peluang bisnis untuk tumbuhnya travel-travel agent lainya di Kota Sabang, karena masih banyak agenda-agenda kunjungan cruise lainya pada tahun 2016 ini.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.