Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mitos Seputar Daging Kambing yang Perlu Anda Ketahui

Sebelum menyantap daging kambing bakar, Anda perlu tahu mitos yang berkembang berkaitan dengan daging kambing.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mitos Seputar Daging Kambing yang Perlu Anda Ketahui
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Sate kambing. 

Mitos kedua yang juga beredar ditengah masyarakat adalah bahwa “terpedo” atau testis kambing akan meningkatkan gairah seksual.

Bukan itu saja, daging kambing yang diolah setengah matang, misalnya sate, juga diyakini meningkatkan gairah seksual.

Ternyata hal inipun tidak sepenuhnya benar.

“Memang testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual. Tetap sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena multifaktor dan tidak semata-mata berhubungan dengan makanan,” ujar dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dokter Ari mengatakan, daging kambing, dan juga daging sapi masuk kelompok daging merah yang banyak mengandung lemak.

Lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh.

Lemak jenuh ini banyak mengandung LDL lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah kita. Baik pembuluh darah otak, dan pembuluh darah jantung.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain lemak, daging kambing juga mengandung protein yang kita butuhkan untuk menggantikan sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun.

“Jadi mengonsumsi daging tetap penting karena mengandung protein tinggi yang diperlukan tubuh. Hanya jangan berlebihan,” tuturnya. (*/lis)

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas