Tribun

Syahdunya Puncak Musim Gugur Bulan Oktober di Kota Tokyo dan Yokohama

Datangnya musim gugur membuat para pekerja taman di Kota Tokyo juga jadi lebih rajin membersihkan jalan dan trotoar dari dedaunan yang meranggas.

Penulis: Choirul Arifin
Syahdunya Puncak Musim Gugur Bulan Oktober di Kota Tokyo dan Yokohama
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Aktivitas sore warga Kota Yokohama di kawasan Yokohama Museum of Art di puncak musim gugur bulan Oktober, Selasa (23/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bulan Oktober 2018 ini menjadi puncak musim gugur di Jepang. Seperti di kota-kota besar lainnya di negara ini, nuansa musim gugur juga terasa begitu kental di Kota Yokohama dan di ibukota Tokyo.

Seperti yang dirasakan Tribunnews dalam kunjungan ke Jepang sejak awal pekan ini.

Saat keluar dari terminal kedatangan di Terminal 1 Bandara Haneda, Tokyo, Senin (22/10/2018) sore, udara dingin langsung menyergap kulit.

Musim gugur di Jepang ditandai oleh berkurangnya durasi waktu siang hari. Suhu udara juga menjadi lebih berfluktuasi antara saat siang dan ketika malam hari. 

Saat siang, cuaca bisa sedikit panas layaknya ketika musim panas (summer) tiba, dan berubah menjadi sangat dingin pada malam hari, layaknya cuaca di musim dingin (winter).

Musim gugur Kota Yokohama
Pekerja taman dari Dinas Tata Kota Yokohama menggunakan lift crane memasang lampu hias di kawasan taman Yokohama Museum of Art, Selasa (23/10/2018). Lampu taman warna-warni ini membuat suasana musim gugur di Kota Yokohama terasa makin syahdu.

Itu sebabnya, di Kota Tokyo banyak pegawai perkantoran yang pulang sore atau harus pulang larut malam, memilih mengenakan jaket atau sweater tebal untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang sedikit ekstrem tersebut.

Para pekerja taman di Kota Tokyo juga jadi lebih rajin membersihkan jalan dan trotoar dari dedaunan yang meranggas.

Begitu pula pemandangan di sekitar kawasan hiburan malam di Shinjuku. Para pekerja hiburan malam di kawasan ini mengenakan jaket panjang saat mereka bertugas di depan outlet untuk menarik pengunjung.

Musim gugur Kota Yokohama
Lansia dengan jaket penahan paparan udara dingin menikmati suasana sore di kawasan pedestrian di pusat kota Yokohama, Selasa (23/10/2018).

Tapi, seperti dikatakan Yuji Hirako, President & CEO All Nippon Airlines (ANA) dalam artikel pengantarnya di Wingspan, inflight magazine ANA, musim gugur menjadi kesempatan terbaik bagi warga kota untuk melakukan aneka aktivitas seperti menikmati olahraga dan aneka aktivitas outdoor lainnya.

Baca: Menyambangi Bengkel After Service UD Trucks di Kota Yokohama

Seperti terlihat di kawasan Queen Square di Yokohama. Di kawasan ini banyak warga kota yang menikmati suasana siang dengan duduk-duduk di taman bersama keluarga atau binatang kesayangan.

Wanita lansia ini menikmati suasana sore di musim gugur dengan aktivitas bird feeding burung dara di kawasan Queen's Square di Kota Yokohama, Selasa (23/10/2018).
Wanita lansia ini menikmati suasana sore di musim gugur dengan aktivitas bird feeding burung dara di kawasan Queen's Square di Kota Yokohama, Selasa (23/10/2018). (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Di sebuah sudut jalan di kawasan ini Tribunnews menjumpai seorang perempuan lansia asyik melakukan bird feeding, memberi pakan untuk burung-burung merpati jinak.

Pemandangan serupa juga terlihat di kawasan Museum Yokohama dan di kawasan Yokohama Bayside Marina yang merupakan kawasan wisata dan belanja di pinggir pantai Yokohama.

Banyak lansia bersama pasangannya berjalan-jalan menikmati suasana sore. Suasana musim gugur di Kota Tokyo dan Yokohama terasa begitu syahdu.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P

Wiki Populer

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas