Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Startup Kuliner Jadi Bisnis Menjanjikan, Tapi Tak Mudah Mempertahankan

Pelaku usaha perlu untuk mengasah ide dan inovasi produk masing-masing agar mendapat tempat di hati konsumennya

Startup Kuliner Jadi Bisnis Menjanjikan, Tapi Tak Mudah Mempertahankan
Tribunnews/Herudin
Suasana Gang Gloria, Pancoran, Glodok, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Gang yang dipenuhi penjual kuliner khas pecinan yang sudah ada sejak tahun 1920-an ini semakin sepi pembeli karena adanya pandemi Covid-19. Meski begitu, masih ada pembeli setia yang berkunjung ke tempat tersebut pada akhir pekan. Tribunnews/Herudin 

FSIA 4 merupakan program akselerasi yang digelar Accelerice Indonesia sejak 30 November 2020 hingga 31 Maret 2021 secara online.

Program bertujuan membekali para startup mengenai berbagai macam topik, seperti manajemen struktur harga, pengembangan produk, promosi dagang, bisnis analisis, e-commerce, pemasaran, branding, investment, hingga rantai pasokan dan ekspansi.

FSIA sendiri telah diselenggarakan sebanyak tiga kali sebelumnya dan telah mendukung lebih dari 60 startup dan memfasilitasi inovasi hingga lebih dari 900 produk makanan dan minuman.

Baca juga: Startup Kuliner Bagi Siapapun yang Suka Memasak

“Sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan industri makanan dan minuman di Indonesia, kami berusaha menjadi akselerator untuk membantu pengusaha dalam meningkatkan bisnisnya,” ungkapnya.

Melalui FSIA, 10 startup terpilih menjalani program selama 3,5 bulan yang terbagi dalam empat tahap, yakni introduction (1 minggu), business deep dive with industry experts (10 minggu), general business coaching, market validation dan internal pitching (4 minggu), dengan puncak acara Demo Day (1 hari) yang sekaligus menjadi penutup rangkaian program FSIA 4.

Selain itu, beberapa pakar industri dari perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia, seperti Nestlé Indonesia, Indofood, dan Mayora Group, juga turut memberikan mentoring eksklusif yang membahas beberapa aspek penting dalam industri makanan dan minuman, sehingga para startup dapat semakin inovatif dalam menjalankan bisnisnya.

Mirna Handayani, Business Executive Officer - Beverages Unit PT Nestle Indonesia, menjelaskan strategi dalam price structure dan trade promotion.

Axton Salim, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk menjelaskan mengenai marketing dan branding, dan Ricky Alfrianto, Global Marketing Head Mayora Group, membagikan informasi mengenai pentingnya melakukan aktivitas retail dan distribusi.

Program Food Startup Indonesia Accelerator Batch 4 (FSIA 4) resmi berakhir yang ditandai dengan acara Demo Day
Program Food Startup Indonesia Accelerator Batch 4 (FSIA 4) resmi berakhir yang ditandai dengan acara Demo Day (ist)

Selain itu, Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia yang juga turut menjadi salah mentor menyampaikan, “GrabFood merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Food Startup Indonesia Accelerator Batch 4 yang diadakan Accelerice Indonesia.

Tren pemesanan makanan online yang meningkat mendorong para pengusaha makanan dan minuman untuk melakukan transformasi digital dan meningkatkan kapabilitas digital demi menjawab kebutuhan pelanggan.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas