Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wisata Kampung dan Desa Adat yang Lestari: Menjelajahi Harmoni Alam Indonesia

Jelajahi sisi alam Indonesia melalui tradisi dan kearifan lokal tiga desa adat yang masih menjaga harmoni dengan alam.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wisata Kampung dan Desa Adat yang Lestari: Menjelajahi Harmoni Alam Indonesia
shutterstock
WISATA DESA ADAT - Ilustrasi Mbaru Niang, 7 rumah adat berbentuk kerucut di Desa Wae Rebo, Minangkabau. Dari Wae Rebo hingga Desa Kemiren, mari jelajahi alam Indonesia melalui tradisi dari tiga desa adat yang masih menjaga kelestarian alam. 

Harga tiket masuk ke Desa Wisata Kemiren saat ini berkisar Rp10.000-Rp15.000 per orang, tergantung paket wisata yang diambil, dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kegiatan adat atau atraksi budaya yang sedang digelar.

Baca juga: Menggali Rasa Banyuwangi lewat 4 Kuliner dari Alam dan Tradisi Indonesia

Kearifan Adat yang Menjaga Alam

Di balik bentangan alam yang memukau di desa-desa adat, aturan tak tertulis yang diwariskan turun-temurun menjadi pelindung bagi hutan, sungai, gunung, hingga sumber mata air. Masyarakat adat meyakini bahwa alam bukan untuk dieksploitasi, melainkan untuk dihormati. 

Dari pantangan menebang pohon sembarangan, ada upacara syukur saat panen tiba, dan ada keyakinan bahwa mengambil dari alam harus sesuai kebutuhan, bukan keserakahan.

Nilai-nilai itu bukan sekadar simbol budaya, tetapi menjadi sistem pelestarian yang terbukti menjaga ekosistem tetap lestari. 

Warga menjadi penjaga alami bumi, di mana mengawasi batas hutan, merawat mata air, menanam kembali pohon, dan hidup dengan ritme alam.

Wisatawan pun diharapkan turut menghormati nilai-nilai tersebut. Saat berkunjung ke desa adat, kenakan pakaian sopan, jaga sikap, dan jangan sembarangan mengambil foto, apalagi menyentuh benda sakral. 

Dengarkan arahan warga lokal, ikuti tata cara yang berlaku, dan jangan membawa pulang apapun dari alam kecuali cerita dan pengalaman. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan begitu, wisata berbasis adat tak hanya menjadi perjalanan mata, tetapi juga perjalanan jiwa untuk mendekatkan diri pada filosofi hidup yang penuh keselarasan.

Bersama Lokal Asri, Tribunnews, dan Tribun Network, mari rawat alam Indonesia dengan lebih bijak. Dengarkan suara masyarakat adat, hormati tradisi mereka, dan belajarlah dari cara hidup yang mengutamakan keseimbangan. 

Karena menjaga bumi bukan tugas segelintir orang, tapi tanggung jawab kita semua—dimulai dari cara kita berkunjung, bertutur, dan bersikap.

Halaman 3/3

Artikel ini merupakan bagian dari inisiatif Lokal Asri yang berfokus pada lokalisasi nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelajari selengkapnya!

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas