Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Paspor Masih Berlaku Belum Tentu Bisa Dipakai Bepergian, Ini Alasannya

Paspor yang masih berlaku belum tentu cukup untuk bepergian jika jumlah halaman kosong yang tersisa tidak memenuhi persyaratan negara tujuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Paspor Masih Berlaku Belum Tentu Bisa Dipakai Bepergian, Ini Alasannya
Pexels/Jacob
TIPS PERJALANAN - Ilustrasi paspor Amerika Serikat yang diunduh dari Pexels pada 23 September 2025. Paspor yang masih berlaku belum tentu cukup untuk bepergian jika jumlah halaman kosong yang tersisa tidak memenuhi persyaratan negara tujuan. 

Ringkasan Berita:
  • Paspor yang masih berlaku belum tentu cukup untuk bepergian jika jumlah halaman kosong yang tersisa tidak memenuhi persyaratan negara tujuan.
  • Beberapa negara mewajibkan dua hingga empat halaman kosong untuk visa dan stempel imigrasi.
  • Wisatawan disarankan memeriksa masa berlaku, tanggal penerbitan, dan sisa halaman kosong paspor sebelum melakukan perjalanan internasional.

 

TRIBUNNEWS.COM - Mempersiapkan perjalanan ke luar negeri sudah cukup membuat stres. Mulai dari memastikan semua barang bawaan sudah lengkap, memeriksa aturan cairan di bandara, hingga memastikan paspor masih berlaku, ada banyak hal yang harus diperhatikan wisatawan sebelum berangkat.

Namun, sebagian pelancong bisa menghadapi kejutan yang tidak menyenangkan saat proses check-in, meskipun paspor mereka masih berlaku selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Masalahnya bukan terletak pada masa berlaku paspor, melainkan pada jumlah halaman kosong yang tersisa di dalam dokumen tersebut.

Mengutip Daily Mirror, banyak orang hanya fokus pada tanggal kedaluwarsa paspor, padahal beberapa negara mengharuskan pengunjung memiliki satu, dua, atau bahkan lebih halaman kosong yang benar-benar belum terpakai untuk stempel masuk atau visa.

Para ahli perjalanan memperingatkan bahwa penumpang yang tidak memenuhi persyaratan tersebut bisa ditolak naik pesawat oleh maskapai atau ditolak masuk ketika tiba di negara tujuan.

Rekomendasi Untuk Anda

Maskapai penerbangan biasanya bertanggung jawab memastikan penumpang memenuhi syarat masuk ke negara tujuan. Jika mereka mengangkut penumpang yang tidak memenuhi persyaratan, maskapai dapat dikenai sanksi.

Menurut panduan perjalanan yang diterbitkan oleh kawasan Schengen, beberapa negara tujuan mengharuskan paspor memiliki setidaknya dua halaman kosong untuk visa dan stempel perbatasan. Panduan tersebut juga mengingatkan bahwa maskapai dapat menolak penumpang yang tidak memiliki cukup ruang kosong di paspornya.

Baca juga: Mengintip Layanan Pengurusan Paspor Kolektif di Toraja Utara, Hanya Dibuka Sebulan Sekali

Persyaratan ini sering kali menjadi masalah bagi pelancong yang sering bepergian karena paspor mereka sudah dipenuhi stempel masuk dan keluar dari berbagai negara. Banyak orang keliru menganggap paspor masih layak digunakan selama masa berlakunya belum habis.

Untuk perjalanan ke kawasan Schengen, misalnya, pemegang paspor Inggris harus memastikan bahwa paspornya diterbitkan dalam 10 tahun terakhir dan masih berlaku setidaknya tiga bulan setelah tanggal keberangkatan dari kawasan tersebut. Selain itu, beberapa panduan juga menyebutkan perlunya minimal dua halaman kosong untuk visa dan stempel jika diperlukan.

Peringatan perjalanan terbaru menyoroti bahwa kekurangan halaman kosong bisa menjadi masalah khusus bagi penumpang yang sering terbang dan mereka yang melakukan perjalanan ke banyak negara sekaligus.

Beberapa negara memerlukan halaman kosong untuk menempelkan visa, sementara petugas imigrasi juga membutuhkan ruang untuk memberikan stempel masuk dan keluar.

Para ahli perjalanan menyarankan agar wisatawan memeriksa masa berlaku paspor, tanggal penerbitan, dan jumlah halaman kosong yang tersisa jauh sebelum tanggal keberangkatan.

Berbeda dengan paspor kedaluwarsa, paspor Inggris modern tidak memungkinkan penambahan halaman baru. Artinya, pelancong yang hampir kehabisan halaman kosong mungkin harus memperbarui paspor mereka sebelum bepergian.

Menurut panduan yang dikutip para ahli perjalanan, beberapa negara mengharuskan antara dua hingga empat halaman kosong, tergantung pada tujuan dan persyaratan visa yang berlaku.

Karena itu, wisatawan yang merencanakan perjalanan dengan rute kompleks dan melibatkan beberapa negara disarankan untuk memeriksa aturan masuk setiap negara dengan cermat sebelum berangkat.

(*)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas