Sistem Pemilihan Langsung Buat Parpol dan Caleg Berpropaganda Lewat Berbagai Cara
PERPOLITIKAN hari ini adalah buah dari hasil produk undang-undang politik yang liberal, dan berpengaruh besar terhadap konstituen partai dan caleg
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Oleh Ananda Mustadjab Latip
*Penggagas dan Ketua Divisi Bidang Politik Gerakan Pemuda Anti Korupsi
*Caleg DPRD Jakarta dari PDIP
PERPOLITIKAN hari ini adalah buah dari hasil produk undang-undang politik yang liberal, di mana pengaruh besar terhadap konstituen partai dan calon legislatif secara langsung mendidik pemilih menjadi konstituen yang liberal.
Sistem politik pemilihan langsung (Pilsung) mengarahkan partai dan para Calegnya berpropaganda lewat segala cara. Jargon politik kerakyatan tenggelam di era liberalisme menjadikan uang sebagai propaganda utama untuk meraup suara.
Saya terima dari informasi dari para kerabat saya, kini beredar di masyarakat, bahwa sudah ada koordinator yang siap membagikan uang, untuk memilih caleg tertentu.
Kita harus mewaspadai serangan fajar (politik uang). Bukan saatnya lagi yang berkuasa naik berdasarkan kekuataan uang. Semua elemen masyarakat harus memantau itu.
Seperti halnya yang terjadi pada saat hari terakhir kampanye. Saya dikejutkan oleh para pendukung yang tiba-tiba menyerbu rumah kediaman saya yang mendesak melakukan ikrar untuk tidak berkhianat kepada konstituen bila terpilih menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah.
Saya terkejut, para kerabat saya mendatangi kediaman rumah saya untuk melakukan kebulatan tekad kebangsaan warga, dengan cap jempol darah yang dibubuhi di atas spanduk. Sebagai simbolisasi perlawanan rakyat atas politik uang, antigolput dan mewaspadai kecurangan Pemilu.
Untuk itu, Saya berharap warga Jakarta Selatan, khususnya Dapil 8 yang meliputi, Kec Jagakarsa, Kec Mampang Prapatan, Kec Pancoran, Kec Pasar Minggu, dan Kec Tebet, dapat sama-sama mewujudkan kemenangan rakyat.
Ini adalah perjuangan kita semua. Jika nanti tanggal 9 April rakyat memilih saya. Percaya saya menjadi wakilnya, itu adalah langkah awal perjuangan kita. Ingat rakyat terorganisir pasti menang. Merdeka!
Di sisi lain, sejak era kejatuhan Soeharto karena krisis moneter, lembaga moneter dunia pun ikut campur tangan dalam melakukan perubahan undang-undang politik bangsa ini.
Tak heran kalau perpolitikan kita sangatlah liberal, pengaruh besar terasa saat partai sudah tidak bertanggung jawab lagi atas kualitas anggotanya di DPR.
Selain itu, beberapa dampak dari pilsung adalah munculnya Caleg yang tidak mempunyai Visi kerakyatan, mereka menjadikan pertarungan dalam meraup konstituen adalah sebagai jenjang untuk menaikan kelas sosial secara pribadi atau dengan kata lain untuk mendapatkan makom di tengah-tengah masyarakat.
Dampak lain adalah munculnya caleg boneka yang biaya pencalegkannya dibiayai oleh Bandar tertentu, yang berspekulasi dan berkepentingan bisnis semata.
Untuk itulah saya mencaleg dari partai yang memiliki sejarah perjuangannya yang panjang. Ingat hanya PDIP partai yang dibangun dengan 'berdarah-darah'.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.