Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribunners
LIVE ●
tag populer

Tribunners / Citizen Journalism

Tanimbar Inisiasi Gerakan Transformasi Pendidikan

Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) menginisiasi gerakan untuk mentransformasi pendidikan di kabupaten yang terletak dalam gugusan Kepulauan

Ditulis oleh : Rahmi Suci Ramadhani, Pengajar Muda Indonesia Mengajar Maluku Tenggara Barat

TRIBUNNERS - Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat (MTB) menginisiasi gerakan untuk mentransformasi pendidikan di kabupaten yang terletak dalam gugusan Kepulauan Tanimbar tersebut menjadi lebih berkualitas.

Gerakan bertajuk Gerakan Tanimbar Mengajar (GTM) tersebut diresmikan oleh Bupati MTB, Bitzael S Temmar, pada peluncuran perdana di Pendopo Bupati, Saumlaki, Senin (11/4/2016).

GTM bercita-cita untuk mewujudkan Tanimbar berbudaya, cerdas, dan maju melalui pendidikan yang berkualitas.

Menurut Bitzael, MTB masih menghadapi masalah pendidikan yang mendasar berupa proses pendidikan yang belum berkualitas dan lemahnya dukungan masyarakat untuk terlibat memajukan pendidikan.

“Kita berharap dengan gerakan ini, dan kalau bisa dilakukan secara berkelanjutan, proses-proses pendidikan bermutu  sudah waktunya kita semai,” kata Bitzael.

Ia pun berharap GTM mampu mendorong minat banyak orang untuk terlibat dalam memperbaiki mutu pendidikan di kabupaten yang termasuk wilayah perbatasan Indonesia ini.

Rekomendasi Untuk Anda

GTM terinspirasi dari Gerakan Indonesia Mengajar yang mengirimkan Pengajar Muda ke MTB.

Namun, menjelang berakhirnya masa tugas Pengajar Muda di MTB, Pemerintah Daerah Kabupaten MTB merasa perlu melanjutkan dampak positif kehadiran Indonesia Mengajar bagi kemajuan pendidikan di MTB dengan membentuk GTM.

“Membangun daerah tidak melulu melalui birokrasi, salah satunya ialah melalui Gerakan Tanimbar Mengajar ini. Salah satu yang mendorong pemerintah daerah untuk membentuk GTM adalah mempercepat transformasi dari orang-orang yang memiliki kepedulian untuk memajukan masyarakat, sekolah, dan guru, teristimewa untuk siswa,” kata Yongky Souisa, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) GTM.

Dengan segala keterbatasan, namun semangat tanpa batas, GTM memanggil sarjana-sarjana terbaik bangsa Indonesia untuk mengabdi dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dengan terjun langsung ke lingkungan masyarakat tapal batas di MTB sebagai Penggerak Tanimbar.

GTM akan merekrut 29 Penggerak Tanimbar yang nantinya ditempatkan di 29 sekolah, yaitu 15 SD, 10 SMP, 3 SMA, dan 1 SMK sebagai guru selama satu tahun.

Penggerak Tanimbar membawa misi utama untuk memantapkan sekolah model dalam hal mewujudkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Selain itu, menyadari pentingnya peran orang tua sebagai pendidik pertama dan paling utama, para penggerak juga mengemban tugas mewujudkan Program Keluarga Cerdas di MTB.

Masa depan pendidikan Tanimbar yang lebih maju akan sulit diwujudkan tanpa adanya keterlibatan dan kolaborasi positif dari masyarakat.

Halaman 1/2

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas