Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Blog Tribunners

Potensi Perikanan Melimpah Seharusnya Nelayan Aceh Sejahtera

Provinsi Aceh merupakan provinsi yang dianugerahi potensi perikanan dan kelautan yang melimpah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: ilham zulfahmi

Meningkatnya suhu permukaan laut merupakan suatu ancaman terhadap kelestarian terumbu karang. Rusaknya terumbu karang secara langsung akan berdampak terhadap menurunnya hasil tangkapan nelayan.

Solusi menuju kebangkitan nelayan

Untuk mewujudkan nelayan Aceh yang unggul dan profesional, semua elemen harus bahu membahu dan bersinergi menanggulangi berbagai penyebab terjadinya kemiskinan, baik secara struktural, kultural dan alamiah.

Nelayan yang unggul adalah nelayan yang mampu secara optimal memanfaatkan berbagai potensi yang dimilikinya baik dari sisi finansial, teknologi maupun sosial untuk menigkatkan kesejahteraannya.

Sedangkan Nelayan yang profesional adalah nelayan yang berintegritas dan fokus menjalani profesinya tanpa terlalu harus khawatir terhadap berbagai faktor ekternal yang dapat menghambat usahanya.

Beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan adalah, secara struktural pemerintah Aceh diharapakan mampu menjaga stok dan harga BBM untuk keperluan melaut nelayan.

Disamping daripada itu, fasilitas penunjang aktivitas perikanan seperti cold storage dan pabrik es hendaknya terus dikembangkan dan dapat difungsikan secara optimal.

Rekomendasi Untuk Anda

Penyediaan data statistik yang akurat dan terpercaya mengenai profil kesejahteraaan nelayan merupakan hal yang tidak kalah penting.

Data statistik ini akan menjadi instrumen dalam menentukan arah kebijakan pemerintah kedepan.

Usaha pemerintah dalam meminimalisasi penyebab kemiskinan nelayan secara struktural harus terus ditingkatkan dan dipertegas.

Hal ini penting untuk menghindari stigma bahwa secara tidak langsung nelayan Aceh telah dan terus dimiskinkan.

 Secara kultural, peningkatan kesadaran nelayan dalam menjaga lingkungan dapat dilakukan secara normatif, regulatif dan kognitif.

Secara normatif dan regulatif, diperlukan adanya regulasi yang diiringi tindakan tegas terhadap nelayan/pelaku yang menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pemberian efek jera kepada pelaku sekaligus merupakan langkah preventif agar tindakan tersebut terulang dimasa yang akan datang.

Sedangkan secara kognitif, perlu dilakukan pengedukasian dan sosialisasi kepada nelayan tentang jenis alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, sangsi hukum dan dampak lingkungan yang terjadi akibat penggunaan alat tangkap tersebut.

Halaman 3/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas