Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Ijtima' Ulama, Antara Berkah dan Musibah!

Tanpa syarat cawapres. Cawapres diserahkan kepada Prabowo. Apakah ini bertanda turun berkah? Nanti dulu. Bisa iya, bisa juga tidak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ijtima' Ulama, Antara Berkah dan Musibah!
Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berikan sambutan dalam forum Ijtima Ulama, di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018). 

Jika Prabowo tak bisa terima rekomendasi ulama, justru mundur akan menjadi langkah terbaik bagi Prabowo, dari pada nekat maju tanpa dukungan para ulama.

Mundur, berarti Prabowo telah menunaikan janjinya "Siap mundur jika ada calon yang lebih baik".

Ini bagian dari komitmen Prabowo kepada para ulama. Lalu, Prabowo tunjuk satu tokoh untuk menggantikan dirinya sebagai capres. Yang harus dipertimbangkan, tokoh itu mesti bisa diterima PKS, PAN, Demokrat dan ulama.

Dan Prabowo naik posisi jadi King Maker. Jauh lebih terhormat. Dengan begitu, dilema berakhir. Ijtima' Ulama jadi berkah, bukan musibah.

Jakarta, 31/7/2018

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas