Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Angkatan '86 Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat Payakumbuh Sumatera Barat

Komunitas Angkatan '86 kembali akan menyerahkan sumbangan satu unit kendaraan ambulans bagi masyarakat Payakumbuh, Sumatera Barat.

Angkatan '86 Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat Payakumbuh Sumatera Barat
ist
Angkatan 86 Serahkan Bantuan Ambulans untuk Masyarakat Payakumbuh Sumatera Barat 

Komunitas Angkatan 86 kembali akan menyerahkan sumbangan satu unit kendaraan ambulans bagi masyarakat Payakumbuh, Sumatera Barat.

Sumbangan akan diserahkan langsung Iqbal Wilis, sebagai Ketua Pembina & Pengurus Angkatan’86 kepada perwakilan pemerintah daerah Payakumbuh, 13 September 2019 mendatang. 

Pemberian sumbangan berupa mobil ambulans kepada masyarakat bukan kali pertama ini dilakukan komunitas yang berisikan mereka-mereka yang lulus sekolah menengah atas pada tahun 1986.

Setidaknya sudah dua kali sumbangan serupa diberikan oleh Angkatan ’86

“Ambulans yang akan diserahkan untuk masyarakat Payakumbuh ini bagi Angkatan ’86 adalah kali ketiga. Dua ambulans sebelumnya sudah diserahkan tahun 2017 kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam Vila Indah Permai Blok H25 RW36, Teluk Pucung, Bekasi Utara. Sedangkan ambulans kedua di berikan kepada DKM Istiqomah, Periuk Jaya Permai, Jl Dadap III RW 008, Kota Tangerang,” ungkap Frans Lie, Pengurus Harian Angkatan '86.  

Sedangkan ambulans ketiga yang akan diserahkan langsung di Payakumbuh, merupakan sumbangan ketiga. Ambulans ketiga ini akan diberikan kepada Mesjid Baiturrahim, Padang Kaduduk Koto Nan Gadang, Kel. Tigo Koto, Payakumbuh. 

Frans Lie menginformasikan bahwa ambulans yang akan diserahterimakan pada tanggal 13 September 2019 itu saat ini sudah berada di Payakumbuh, setelah menempuh perjalanan selama tiga setengah hari sejak Sabtu (7/9) lalu. 

Selasa siang, 10 September 2019 ambulans sudah tiba dengan selamat di Muaro Sijunjung, Sumatera Barat. Total perjalanan empat hari atau waktu tempuhnya sekitar 96 jam dari biasanya yang hanya 36 jam.

Lamanya waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Payakumbuh terjadi karena ambulans hanya berjalan pada malam hari saja.

"Sopir yang mengemudikan ambulans ini hanya berjalan malam hari. Alasannya untuk menghindari sepeda motor dalam perjalanannya karena khawatir terserempet atau tersenggol sehingga lecet-lecet sebelum diserahkan," tutur Frans Lie

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas