Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Ketika Alam Bernyanyi

Homo hominis lupus akan terjadi bukan pertama karena adanya angkara murka semesta terhadap manusia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Ketika Alam Bernyanyi
SPUTNIK NEWS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

Nyanyian alam yang ceria itu bukan untuk dirinya sendiri, in se. Nyanyian alam itu akan kembali dinikmati oleh manusia. Manusia yang selama ini merasa sebagai tuhan atas mereka (alam) ternyata gagal menunjukkan jati dirinya secara baik dan benar.

Manusia kehilangan nurani atas alam dan karena itu alam memberikan sebuah peringatan kecil. Manusia harus ‘break’ sejenak dari semesta dan kembali ke dalam dirinya guna bertanya, apakah manusia bersikap adil dengan semesta? Alam perlu relaksasi dirinya.

Alam perlu restrukturisasi kondisinya agar kembali sehat. Dan kesehatan alam itu adalah milik manusia juga. Alam yang sehat akan membuat manusia jadi sehat.

Alam mengajarkan hal mendasarkan kepada manusia. Back to nature. Manusia harus kembali kepada jati dirinya. Belajar dari alam.

Menggunakan alam hanya untuk hidup bukan untuk hedonism. Menggunakan alam untuk kebaikan dan cinta dan bukan untuk menguasai dan menaklukan.

• Romanus Muda Kota S.FIL., SH.,MH, Konsultan Hukum/Pengacara,  Alumni Magister Ilmu Hukum pada Universitas Bung Karno, Jakarta dan Alumni STFK Ledalero/Ritapiret, Flores.

Romanus Muda Kota
Romanus Muda Kota

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas