Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

'Ketupat Semangat' Wisma Atlet dari Doni Monardo

Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas Covid-19 menyiapkan kambing guling, opor ayam, ketupat, dan soto untuk 1.500 orang di Wisma Atlet Kemayoran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 'Ketupat Semangat' Wisma Atlet dari Doni Monardo
Istimewa
Doni Monardo bersama tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. 

Saat itu, tutur Doni, semua rumah sakit rujukan penuh pasien Covid-19. Tidak sedikit pasien yang datang dari Jakarta dan daerah lain, sulit terlayani.

"Saya ingat, ada pasien yang harus menunggu sampai tujuh jam lamanya sampai bisa mendapat tempat tidur," kata Doni.

Saat ini, keadaannya sudah jauh lebih baik.

Seperti diketahui, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran terdapat dua lantai yang dijadikan rumah sakit dadakan, yakni tower VII yang saat ini telah beroperasi dan mampu menampung 1.700 orang.

Kemudian juga tower VI yang mampu menampung 1.300 pasien. Dengan begitu, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 3.000 dari dua lantai tersebut.

Baca: Detik-detik Pria Tewas di Tangan Selingkuhan, Awalnya Tersangka Mengelabui Korban Ngaku Kesal

Dari kapasitas 1.700 orang yang sudah dioperasikan, berdasar data terakhir Minggu (24/5/2020), jumlah pasien 963 orang yang terdiri pasien laki-laki 623 dan perempuan 340.

Dari jumlah pasien yang ada, pasien dikategorikan berdasarkan hasil swab positif 700 orang, tes cepat positif 237, pasien dalam pengawasan (PDP) 20 dan sisanya orang dalam pemantauan (ODP).

Rekomendasi Untuk Anda

RS Darurat Wisma Atlet dioperasikan oleh tim gabungan dari Gugus Tugas, Kogabwilhan, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, BUMN, tenaga medis dan sukarelawan.

Sebanyak 39 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Fiji tiba di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI AU, di Jakarta, Sabtu (16/5/2020). Selanjutnya seluruh WNI tersebut dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, guna menjalani protokol kesehatan. TRIBUNNEWS/HO/PUSPEN TNI
Sebanyak 39 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Fiji tiba di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI AU, di Jakarta, Sabtu (16/5/2020). Selanjutnya seluruh WNI tersebut dibawa ke Rumah Sakit Darurat Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, guna menjalani protokol kesehatan. TRIBUNNEWS/HO/PUSPEN TNI (TRIBUN/HO/PUSPEN TNI)

Total kekuatan personel yang bertugas berjumlah 1.624 orang.

Sejak dioperasikan, RS Darurat Kemayoran telah merawat lebih dari 3.900 orang.

Doni mengapresiasi tim dokter, perawat, dan staf lain yang bekerja gigih.

Tidak saja menyehatkan fisik, tetapi juga mental. Sedikitnya 10 personel tim kesehatan mental bekerja siang-malam. Mereka terdiri atas unsur TNI (Kesdam Jaya) dan relawan.

Baca: Pasangan Ini Ungkap Pengalaman Karantina Mandiri di Kastil Berusia 800 Tahun

Selain memberikan konseling, tim kesehatan mental memberikan ice breaking kepada personel atau petugas yang bekerja di RS Darurat Wisma Atlet.

"Ice breaking diberikan untuk menghadapi pasien dengan latar belakang berbeda," ucap Doni.

Ia mencontohkan ketika perawat berhadapan dengan pasien yang berprofesi anak buah kapal (ABK).

Halaman 3/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas