Tribunners
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Kondisi The New Normal: Antara Ghost Protocol dan Desentralisasi Global

New Normal merupakan habitus baru dalam kehidupan manusia ketika suatu negara dalam pengaruh Covid-19.

Kondisi The New Normal: Antara Ghost Protocol dan Desentralisasi Global
Istimewa/Warta Kota
Alumnus Lemhannas PPSA XXI yang juga Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), AM Putut Prabantoro. 

Setelah Covid menjadi pandemi, masing-masing pemerintah me-lockdown-kan negaranya dan melarang pendatang asing masuk ke wilayahnya.

Setidaknya 68 negara telah menyatakan larangan kepada pendatang asing termasuk Indonesia. Artinya setiap negara akan menyelamatkan hidupnya, berjalan sendiri sampai pada keyakinan pandemi sudah usai.

Karena orang harus hidup, sementara Covid belum ada penawarnya, setiap negara yang terdampak menyiapkan protokol New Normal untuk mengantarkan masyarakatnya ke tatanan kehidupan baru.

Indonesia tidak terkecuali. Indonesia harus segera membangun kembali seluruh sendi kehidupan yang terdampak Covid termasuk ekonomi dan sosial meski kondisinya sudah tidak sama.

New Normal merupakan habitus baru dalam kehidupan manusia ketika suatu negara dalam pengaruh Covid-19.

Habitus baru itu menyangkut cara baru untuk hidup termasuk berpikir, berkomunikasi, berperilaku dan bertindak. Mengingat alam itu selalu menemukan, keseimbangannya sendiri, habitus baru itu merupakan bentuk keseimbangan yang terkait antara apa yang seharusnya dan apa yang sebaiknya.

Oleh karena itu, New Normal harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk mewujudkan The New Indonesia yakni negara yang mandiri dan bebas dari ketergantungan.

Melalui New Normal ini, habitus baru Indonesia harus berujung pada terwujudnya ketahanan nasional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk ipoleksosbudhankam, demografi, geografi dan manusianya.

Meskipun dianggap mustahil atau impossible, sebenarnya sudah kepalang tanggung. Karena desentralisasi global terbentuk, seharusnya New Normal atau habitus baru Indonesia berakhir pada terwujudnya The New Indonesia yakni negara Indonesia yang mandiri dan kuat.

Ketidakpastian akan masa depan dalam New Normal, demikian diungkapkan lebih lanjut, dihadapi seluruh negara termasuk Indonesia.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Batam
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas