Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Sedekah dan Pemberdayaan Ekonomi Rukmini

Kami juga mendengar lantunan morotal Alquran yang ke luar dari suara riuh rendah handphone jadul atau zaman dahulu yang berada di dekat Rukmini.

Sedekah dan Pemberdayaan Ekonomi Rukmini
moneysmart.id
ilustrasi sedekah 

PADA suatu kesempatan menemani istri berbelanja sayuran di pasar tradisional Ciputat. Setelah melewati sekian banyak kios di lorong pasar, langkah kami terhenti karena tertarik dengan aktivitas seorang ibu paruh baya penjual sayuran dan lauk pauk di kios kecilnya.

Seorang ibu dengan kerudung hijaunya menutupi rambut putih yang telah nampak disana-sini.

Mulutnya tak pernah berhenti bergumam melafazkan nama-nama asma Allah.

Tidak hanya itu, kami juga mendengar lantunan morotal Alquran yang ke luar dari suara riuh rendah handphone jadul atau zaman dahulu yang berada di dekatnya, sambil menawarkan sayuran dan lauk pauk kepada setiap pengunjung yang lewat.

Kios kecil ini barangkali menurut saya lebih cocok bila dikatakan "lapak jualan" yang dipenuhi dengan barang dagangan berupa sayuran dan lauk pauk.

Dari hasil pengamatan kami sesaat ternyata usaha si ibu ini nampak terlihat ramai, hal ini dilihat dari banyaknya pembeli mampir ke kios tersebut untuk membeli sayuran atau lauk pauk yang ia jajakan.

Keingintahuan kami berlanjut karena sepanjang kami mengamati si ibu ini seringkali memberikan uang sedekah kepada setiap pengemis yang datang ke lapak jualannya.

Hal inilah pada akhirnya mendorong kami untuk menyambangi ibu tersebut di lapaknya.

Ilustrasi Sedekah di hari jumat
Ilustrasi Sedekah di hari jumat (The Peninsula Qatar)

Singkat cerita kami pun bertegur sapa, disela-sela memilih sayuran kami sempat menyanpaikan beberapa pertanyaan kepada ibu tersebut.

Cerita dialog antara kami dengan ibu kira-kira seperti ini.

Kami: "Ibu mohon maaf apakah ibu ada waktu sebentar saja, kami ingin bertanya beberapa hal, pertama nama ibu siapa?, dan Saya perhatikan, enapa ibu senantiasa mendengarkan lantunan morotal Alquran selama ibu berada di kios dan kenapa pula ibu senang memberikan sedekah kepada setiap pengemis yang datang meminta ke kios ibu?"

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas