Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Menguak Sisi Rahasia dan Jenaka Doni Monardo

Kesaksian Muhadjir Effendy mengendalikan Covid-19 bersama Doni Monardo, membekaskan kesan yang begitu mendalam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Menguak Sisi Rahasia dan Jenaka Doni Monardo
Istimewa
Doni Monardo. 

Penampilannya di televisi berbulan-bulan lamanya, sosok Yuri sempat menjadi sosok yang sangat lekat di benak pemirsa televisi Indonesia.

Ada sisi-sisi lain seorang Yuri yang baru terkuak di buku ini. Ditambah, hadirnya sosok cantik Reisa yang tak luput dari bidikan Egy Massadiah.

Ada pula potret sendu di balik momen bahagia ultah Doni Monardo 10 Mei 2020.

Santi, sang istri, tergagap ketika harus menyampaikan sepatah-dua-patah-kata. Yang terucap hanya kalimat, “Rasanya mau menangis….”

Doni Monardo dan Istrinya Santi Serta Anaknya Adelwin Azel
Doni Monardo mengibaskan kipas, sebagai pengganti meniup lilin di atas kue tart ulang tahun yang dipegang oleh putra bungsunya Adelwin Azel Monardo, disaksikan istri tercinta Santi Monardo.

Wajar jika perasaan Santi begitu campur-aduk.

Antara bahagia bisa menjenguk suami yang tidur di kantor sambil merayakan ulang tahun bersama anak dan cucu, dan perasaan sedih karena merasa ada sekat yang memisahkan Doni dari keluarga.

Toh, Santi paham, ketika Doni meminta izin untuk sementara tidak pulang.

Rekomendasi Untuk Anda

Pandemi tidak kenal hari libur. Penyebaran wabah tidak kenal jam kerja. Pandemi adalah peristiwa luar biasa, yang tak bisa ditanggulangi dengan cara biasa. Karenanya ia harus stand by 24 jam di kantor.

Lika-liku peristiwa menarik selama mukim di kantor, dituangkan pula oleh penulis dalam judul “60 Hari di Markas”. Satu di antaranya peristiwa lucu “Ketika Ajudan Doni Mencari Dokter Tugas” (halaman 151).

Judul lain yang tak kalah menarik adalah “Dari ‘Dukun’ hingga ‘Orang Gila’”.

Sungguh, cerita ini tidak pernah Anda temukan di media mana pun.

Dalam tulisan ini, penulis (Egy) bahkan terlibat langsung di dalamnya.

Sebagai penulis, ia simpan rapat cerita-cerita itu, lalu disajikannya untuk Anda melalui buku terbitan PT Citra Jayakarta Nawa Astha dan Yayasan Kita Jaga Alam ini.

Pendek kalimat, jika harus merunut satu per satu tulisan dalam buku yang disunting oleh Roso Daras ini, tentu teramat panjang. Sebab, setiap tulisan memang memiliki daya tarik tersendiri.

Beberapa tulisan, bisa jadi bukan topik eksklusif, tetapi di buku “Titik Nol Corona”, pembaca akan mendapatkan angle yang berbeda, ditambah data dan fakta baru yang tak terungkap di tulisan mana pun sebelumnya.

Halaman 3/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas