Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Bukan Hanya Prangko, Filatelis Banyak Memburu Barang-barang Langka

Begitu banyak benda- benda pos lain dengan nilai kelangkaan tinggi yang semakin menjadi incaran filatelis mulai dari pemula hingga kelas dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Bukan Hanya Prangko, Filatelis Banyak Memburu Barang-barang Langka
Foto Gilang Adittama
Berbagai benda filateli yang dikoleksi filatelis. 

Oleh: Gilang Adittama *)

Bagi kalangan awam, filateli mungkin dianggap hanya sebagai hobi mengumpulkan prangko bekas dari amplop surat.

Seiring dengan berkembangnya penelitian di bidang filateli, selera para filatelis maupun aturan dalam perlombaan filateli juga berkembang.

Bahkan filateli ada ilmunya yang biasa kita sebut Timbrology. 

Bahkan ada sekolah filateli di Pennsylvania di Amerika Serikat yang dibangun oleh American Philatelic Society dan ada gelar bagi filatelis top dunia juga dari Inggris.

Begitu banyak benda- benda pos lain dengan nilai kelangkaan tinggi yang semakin menjadi incaran filatelis mulai dari pemula hingga kelas dunia.

Baca juga: Layaknya Sebuah Kajian Ilmiah, Filateli Juga Gunakan Literatur Rujukan

Berikut adalah benda- benda pos langka yang sangat layak untuk dikoleksi.

Rekomendasi Untuk Anda

1. Folded letters/pre-philatelic cover

Sebelum prangko diciptakan dan diedarkan pada tahun 1840, sistem pengeposan hanya mengenal kertas surat lipat dengan segel lilin (wax seal) dan cap pos dengan keterangan seputar pelunasan biaya kirim, kota asal, dan beberapa informasi lainnya.

Mengingat harganya yang sangat beragam dan tampilan klasiknya, benda seperti ini banyak dikoleksi oleh filatelis di kelas postal history, traditional, dan thematic.

Salah satu surat jenis ini yang paling terkenal adalah surat bulu dari kepulauan Aland (Finlandia).  

2. V-Mail dan Airgraph

Di era Perang Dunia II, negara-negara sekutu membuat sistem yang lebih efisien untuk pengiriman surat.

Sistem ini mengurangi beban muatan kendaraan pengangkut sekaligus menjamin keamanan pesan yang dikirim.

Koleksi filateli yang sedang dibenahi kolektor prangko.
Koleksi filateli yang sedang dibenahi kolektor prangko. (Foto Gilang Adittama)

Pengirim surat biasanya menuliskan pesannya pada selembar formulir khusus, lalu pesan tersebut diubah menjadi sebuah microfilm seukuran kuku jari.

Halaman 1/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas