Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Bursa Capres

Menggeser Puan, Apa Strategi Ganjar Pranowo?

Satu-satunya peluang yang paling memungkinkan bagi Ganjar maju capres adalah menyingkirkan Puan Maharani, Putri Megawati Soekarnoputri.

Menggeser Puan, Apa Strategi Ganjar Pranowo?
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

Oleh Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

PUBLIK  tahu Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah ingin nyapres. Publik telah membaca ambisi itu. Hal yang normal dan wajar. Hak setiap orang untuk mengejar karirnya.

Satu-satunya peluang yang paling memungkinkan bagi Ganjar adalah menyingkirkan Puan Maharani, Putri Megawati Soekarnoputri.

Karena itu, Ganjar harus bersikeras untuk menaikkan elektabilitasnya. Tim media Ganjar kerja masif dan ternyata efektif. Hanya dengan cara ini, popularitas Ganjar bisa naik. Dari sini, elektabilitas Ganjar juga bisa didorong untuk naik.

Nampaknya, Ganjar ingin mengulang kesuksesan Jokowi di 2014. Elektabilitas tinggi, tak ada pilihan lain bagi Megawati kecuali mundur dari pencapresan dan merelakan Jokowi maju.

Desakan kader cukup efektif untuk meminta Megawati menyerahkan tiket PDIP ke Jokowi.

Bagaimana dengan Ganjar? Apakah akan semulus Jokowi?

2014 Jokowi rising star. Namanya melambung tinggi. Bahkan sejak Jokowi jadi Walikota Solo. Gagasan mobil Esemka dan performennya yang sederhana, kena di hati rakyat saat itu. Apalagi, Jokowi dianggap antitesa birokrat yang elitis. Prabowo merepresentasikan elit politik, Jokowi diimajinasikan sebagai wong cilik.

Ganjar belum nampak narasinya. Performen wong cilik sudah lewat. Justru sekarang rakyat merindukan seorang pemimpin yang tegas, wibawa, terukur dan terencana dalam kerja. Ini hanya soal tesa dan antitesa politik.

Baca juga: Pengamat : Kemungkinan Ganjar Pranowo Nyebrang ke Partai Lain Bergantung pada Elektabilitasnya

Manuver Ganjar melalui tim medianya nampak kurang disukai DPP PDIP. Ada instruksi resmi bagi kader PDIP untuk tidak follow akun Ganjar. Tapi, Ganjar gak peduli. Kerja tim media jalan terus, bahkan lebih masif. Wajar, karena ini peluang satu-satunya Ganjar jika ingin melanjutkan karirnya. Dari pada pensiun pasca gubernur, mendingan bertarung. Kalah menang itu urusan nomor dua belas. Dalam konteks ini, Ganjar gentlemen. Dan memang ia adalah petarung.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas