Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Keripik Tempe Sebagai Penopang Hidup

Namun seiringnya penjalanan waktu banyak pelaku usaha tempe beralih menjadi  usaha keripik tempe dengan bahan utama.

Editor: Husein Sanusi
Keripik Tempe Sebagai Penopang Hidup
Tribunnews.com
Salah satu usaha keripik tempe di Jakarta 

Tempat atau lokasi fisik yang berada di kawasan kecil bukan merupakan kendala dalam menjual suatu produk, Di era digital ini pelaku usaha dapat memanfaatkan daftar lokasi bisnis yaitu menambahkan lokasi bisnis  di Google Maps agar konsumen lebih mudah menemukan lokasi usaha keripik tempe yang berada di kawasan Jl. H. Aom. Masih lemahnya pengetahuan tentang marketing digital sehingga belum semua usaha menggunakan fasilitas tersebut, sehingga masih mengandalkan penjualan secara offline.

Dengan memanfaatkan teknologi digital marketing dapat membantu menjangkau luas target pasar. Untuk usaha dengan skala kecil dapat memanfaatkan social media seperti Facebook, Whatsapp dan Instragram, serta dapat menjual produk pada Marketplace, selain mudah dan gratis, transaksi di Marketplace sangat pesat dan ini adalah market potensial untuk menjual produk secara online.

Kegiatan promosi merupakan kegiatan bisnis yang bertujuan untuk memperkenalkan produk kepada banyak orang. Para pelaku usaha rumahan dapat mempromosikan produk keripik tempe dengan berbagai media yang dapat digunakan seperti website, media sosial, radio, televisi, digital ads, video online atau audio online.

Dengan mempromosikan produk  keripik tempe secara tepat, memberikan daya tarik dalam memasarkan produk maka kawasan Jl. H. Aom akan menjadi daerah yang dikenal dengan produk usahanya.

Bukti fisik salah satu usaha adalah logo, Walaupun sudah ada beberapa pemilik usaha yang sudah menggunakan logo tetapi masih banyak di kawasan tersebut yang belum memiliki logo bagi usahanya.

Sehingga masih sulit untuk mengindentifikasi usaha yang berada di kawasan tersebut. Para pelaku usaha memiliki ciri khas rasa masing – masing produksi keripik tempenya namun tetap harus memperhatikan logo bagi usahanya, dengan adanya logo untuk mengidentifikasi suatu usaha, atau bisa juga membranding sebuah produk dari bisnis usaha keripik tempe agar lebih menarik.

Hal yang tidak kalah penting dalam proses usaha tersebut adalah Sumber Daya Manusia, keterampilan SDM dalam pengolahan produk akan berpengaruh terhadap hasil dari keripik tempe tersebut.

SDM yang sudah terlatih dan mampu mengolah bahan baku menjadi outputnya  keripik tempe, diharapkan dapat membuka usaha sejenis sehingga usaha keripik tempe semakin menggurita di wilayah tersebut.

Namun, hal terpenting dalam sebuah process yaitu konsistensi. Ketika konsumen sudah melihat produk keripik tersebut kemudian membelinya maka selanjutnya pemilik usaha harus konsisten terhadap produk maupun pelayanannya. Proses pemilihan bahan baku yang berkualitas, pencampuran bahan baku , proses penjemuran, pemotongan agar tidak terjadi kerusakan pada produk serta pada saat menggoreng produk keripik tempe tersebut.

Teknik menggoreng dengan tidak tepat akan mengakibatkan warna keripik tersebut tidak menarik atau kemungkinan lain hancur akibatnya produk tidak layak untuk dijual kepada konsumen. Untuk Itulah pentingnya memperhatikan dari awal proses produksi sampai dengan mengemasan produk keripik tempe sehingga hasil yang di dapat optimal.

Halaman
123
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas