Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribunners
LIVE ●
tag populer

Tribunners / Citizen Journalism

Rasuah di Bulan Puasa

Bulan suci Ramadan tak membuat koruptor berhenti. Simak berita lengkapnya!

Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Rasuah di Bulan Puasa
Pos Kupang/HO
KORUPSI LANJUT - Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan. Di bulan Ramadan ini korupsi terus berlanjut dimana KPK terus membekuk pelaku korupsi. 

Oleh: Karyudi Sutajah Putra
Calon Pimpinan KPK 2019-2024

TRIBUNNEWS.COM - Entah apa yang berkecamuk dalam benak para koruptor itu sehingga mereka tetap melancarkan aksinya di bulan suci Ramadhan, bulan di mana orang-orang beriman diwajibkan berpuasa agar menjadi pribadi yang bertakwa.

Padahal di bulan puasa ini setan-setan Allah belenggu.

Ternyata tanpa godaan setan pun mereka tetap melakukan rasuah alias korupsi.

Barangkali karena setan itu telah menyatu ke dalam diri mereka.

Diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu 15 Maret 2025.

Keesokan harinya, Ahad 16 Maret 2025, KPK menetapkan enam dari delapan orang yang ditangkap itu sebagai tersangka pemotongan anggaran untuk fee atau komisi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) OKU.

Rekomendasi Untuk Anda

Keenamnya adalah Ferlan Juliansyah selaku Anggota Komisi III DPRD OKU, M.

Fahrudin selaku Ketua Komisi III DPRD OKU, Umi Hartati selaku Ketua Komisi II DPRD OKU, Nopriansyah selaku Kepala Dinas PUPR OKU, M.

Fauzi alias Pablo selaku swasta, dan Ahmad Sugeng Santoso juga selaku swasta.

Jika ditilik dari nama-nama, kemungkinan besar mereka adalah Muslim.

Apakah mereka juga sedang menunaikan ibadah puasa?

Kita tidak tahu pasti.

Sebab, perintah puasa ditujukan kepada orang-orang beriman dan seorang Muslim belum tentu beriman.

Korupsi sama dengan mencuri.

Halaman 1/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas