Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Bully dalam Pendidikan Dokter: Antara Kekerasan dan Pembentukan Mental

Ada bully yang memang harus diberantas, tapi ada juga tekanan yang justru dibutuhkan untuk melahirkan dokter tangguh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Suut Amdani
zoom-in Bully dalam Pendidikan Dokter: Antara Kekerasan dan Pembentukan Mental
HO
TRIBUNNERS - Dr. drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrt, Sub.DDTK(K), Dosen FKG Universitas Hasanuddin. Dokter Eka Erwansyah memberikan pendapatnya tentang bully dalam pendidikan dokter 

Caranya adalah dengan mengubah tradisi hierarkis menjadi tradisi mentoring: senior menjadi teladan, bukan predator.

Penutup

Diskusi tentang bully dalam pendidikan kedokteran tidak bisa hitam-putih.

Ada bully yang memang harus diberantas, tapi ada juga tekanan yang justru dibutuhkan untuk melahirkan dokter tangguh.

Masyarakat berhak menolak segala bentuk kekerasan.

Namun masyarakat juga perlu memahami bahwa dokter tidak bisa ditempa dalam kenyamanan.

Dunia medis terlalu keras untuk itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada akhirnya, pendidikan dokter harus mencari titik seimbang: tegas menolak kekerasan, tapi tetap memberi ruang bagi tekanan edukatif yang membentuk mental baja.

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas