Siapa Membidik Zulkifli Hasan?
Serangan ke Zulkifli tersebut berkembang cepat, masif, dan tanpa basis data yang benar serta penjelasan kebijakan yang utuh.
Editor:
Hasanudin Aco
Oleh: Dedi Irawan
Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara dan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah
TRIBUNNEWS.COM - Di tengah duka dan keprihatinan akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, ruang publik justru diramaikan oleh serangan narasi, meme, maupun video AI yang menyasar Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan.
Serangan tersebut berkembang cepat, masif, dan tanpa basis data yang benar serta penjelasan kebijakan yang utuh.
Situasi ini mengundang pertanyaan penting, siapa sebenarnya yang sedang membidik Zulkifli Hasan?
Zulkifli Hasan diserang melalui tudingan hoax penerbitan izin kawasan hutan lindung yang dikaitkan dengan terjadinya bencana alam di beberapa provinsi di Sumatera.
Narasi ini dibangun seolah-olah kebijakan yang dilekatkan pada satu figur menjadi penyebab langsung bencana.
Padahal, bencana alam adalah persoalan multidimensional yang melibatkan faktor alam, perubahan iklim, tata ruang, serta kebijakan lintas sektor dan lintas waktu.
Menyederhanakan tragedi kemanusiaan menjadi tuduhan personal tanpa kajian regulatif dan ilmiah bukan hanya menyesatkan, tetapi juga tidak adil bagi publik yang membutuhkan penjelasan berbasis fakta.
Apalagi menuduh Zulkifli Hasan sebagai penyebab utama yang faktanya tidak memiliki kaitan apapun dengan ketiga wilayah tersebut.
Di saat berbagai narasi hoax berkembang, Partai Amanat Nasional tetap memilih untuk fokus pada kerja kemanusiaan.
Struktur dan kader PAN hadir langsung di lokasi bencana, menyalurkan bantuan, mendampingi korban, dan berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Bahkan, Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum sekaligus Menko Pangan, hadir sejak pertama kali terjadinya bencana sebagai bentuk quick respons Pemerintah memastikan negara hadir di saat rakyat mengalami musibah.
Di tengah derasnya serangan hoax tersebut, PAN tetap berjuang hadir dan melakukan apapun yang mungkin dapat dilakukan guna membantu korban bencana.
Serangan terhadap Zulhas tidak bisa dilepaskan dari posisinya saat ini sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus orang dekat Presiden Prabowo Subianto yang dipercaya mengeksekusi agenda strategis nasional.
Instruksi Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan nasional, swasembada pangan, stabilisasi harga gabah, swasembada garam, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan dijalankan secara konkret melalui koordinasi lintas kementerian.
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.