Ray Dalio, Prabowo Subianto, dan Politik Bertahan Hidup Peradaban
Rakyat yang lapar tidak punya kesabaran historis. Negara yang gagal menjaga isi dapur rakyatnya akan kehilangan legitimasi sebelum kedaulatan.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Dalam konteks itu, program-program Prabowo layak dibaca sebagai satu kesatuan - sebuah usaha merawat internal order agar Indonesia tidak memasuki dunia yang keras dengan tubuh yang rapuh.
Di zaman ketika aturan mengabur dan kekuatan kembali telanjang, mungkin pertanyaan terpenting bukan siapa yang paling lantang berbicara, melainkan siapa yang paling siap bertahan tanpa kehilangan rasa keadilan. Dan di sanalah, saya kira, ujian sejati peradaban kita akan berlangsung.
(*) Ray Dalio adalah seorang miliarder asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai pendiri Bridgewater Associates, salah satu hedge fund terbesar di dunia. Ia lahir pada 8 Agustus 1949 di New York City. Dalio menempuh pendidikan di Long Island University (BS) dan Harvard University (MBA).
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.