Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ramadan 2015

VIDEO: 200 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan dan Bingkisan

Komunitas Sedekah Bareng mengundang ratusan anak panti dan dhuafa dalam rangka berbagi harta berbagi cinta

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Komunitas Sedekah Bareng mengundang ratusan anak panti dan dhuafa dalam rangka berbagi harta dan berbagi cinta. Kelompok Sedekah Holic ini membagikan 200 santunan dan bingkisan kepada berbagai kelompok panti dan dhuafa kota Medan. Kegiatan ini digelar di Masjid AlJihad, Medan (28/6/15)

"Ini bentuk sikap berbagi kepada sesama dan lainnya. Karena Sedekah Holic berfokus kepada masyarakat yang ingin bersedekah dan layak diberikan," ujar anggota Sedekah Bareng

Founder Sedekah Bareng, Abdini Maliana mengungkapkan kegiatan ini rutin setiap seminggu semali digelar. Dengan motto berbagi harta berbagi cinta, komunitas ini menjadi penyalur sedekah dan bantuan bagi anak terlantar, yatim, dhuafa dan maum lemah lainnya.

"Lewat motto kami coba menjadi bagian yang peduli terhadap sesama dan lainnya. Sampai banyak yang bilang kalau kami ini sedekah holic. Tiap minggu biasa adakan acara amal. Mali ini kami salurkan 200 santuan dan bingkisan kepada yang berhak," ujarnya

Pada kesempatan kali ini ribuan umat muslim Medan diundang mereka berkumpul di Masjid guna mendengar ceramah dan tausiah. Kegiatan mendengar ceramah religi meningkatkan ukhwah islamiah dan salaturahmi. Apalagi yang memberi ceramah diundang seorang Ustaz kondang ibukota, Ahmad Alhabsy.

Ustaz, Ahmad Alhabsy dalam ceramah ia menyampaiakan betapa filosofisnya kata "terima kasih". Menurutnya, lewat kata tersebut ada dua kegiatan yang seharusnya seimbang. Yaitu saat menerima apapun dari siapapun kita harus ikhlas dan senang. Begitu juga, manusia dituntut untuk selalu memberi kasih kepada lainnya.

"Antara sesama kita harus selalu peduli. Baik itu menerima dan mengasihi, sebisanya dilakukan dengan seimbang," kata Alhabsy

Selain bicara soal pentingnya berbagi dan kepedulian sesama. Alhabsy dengan memakai surban dan baju gamis
juga menyampaikan soal rezeki yang sudah diatur oleh sang pencipta. Jadi menurutnya apa yang kita miliki merupakan titipan atau mungkin buah dari para pendahulu kita sebelumnya

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Bian Harnansa
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Berita Terkait :#Ramadan 2015

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas