Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rektor Unsri Kocok Perut Mahasiswa

Pentas ini pun dikenal sebagai Dul Muluk pada awal abad ke-20.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

Akting pemain di panggung dibawakan secara spontan dan menghibur.

Penonton pun bisa membalas percakapan di atas panggung.

Kesenian ini biasanya dipentaskan setiap ada pesta pernikahan.

Kadang juga digelar semalam suntuk. Pamor kesenian daerah ini lah yang ingin diangkat lagi oleh pihak Unsri.

“Saya dulu sering melihat Dul Muluk, namun sekarang sudah jarang. Jadi, sudah selayaknya remaja kembali menggiatkan kesenian ini. Kalau tidak, tentu akan punah,” kata Badia. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas