Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kadiskes Kota Bandar Lampung: Jangan Panik Tanggapi Virus Zika

Baru-baru ini nyamuk Aedes Aegypti kembali menjadi topik perbincangan dalam dunia kesehatan, terkait virus Zika.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

Laporan Reporter Tribun Lampung, Ana Puspita

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG -- Baru-baru ini nyamuk Aedes Aegypti kembali menjadi topik perbincangan dalam dunia kesehatan.

Sebab, jenis nyamuk ini diketahui membawa satu lagi jenis virus baru, disamping dikenal sebagai vektor penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan juga chikungunya.

Adalah virus Zika. Virus ini disebut-sebut menimbulkan gejala penyakit yang sama dengan DBD, namun lebih berisiko saat menyerang ibu hamil.

Sebab, janin yang dikandung akan berisiko terlahir dalam keadaan microchepalus atau kepala yang lebih kecil dibanding ukuran normal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli, menjelaskan bahwa virus Zika yang tengah marak saat ini muncul di Amerika Latin dan kawasan Karibia.

Virus ini belum masuk wilayah Indonesia. Meskipun begitu, perlu diwaspadai mengingat kondisi cuaca di Indonesia yang hampir sama dengan kedua wilayah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Negara lain yang juga perlu waspada dengan penyebaran virus jenis ini termasuk di antaranya adalah Thailand, Malaysia, dan juga Filipina.

"Indonesia termasuk negara yang harus waspada. Selain karena kondisi cuaca, juga karena asal dari virus Zika yaitu nyamuk Aedes Aegypti yang juga menyebarkan penyakit DBD di Indonesia."

"Gejala yang ditimbulkan sama dengan DBD, sehingga pasien yang terkena virus Zika pun penatalaksanaannya sama seperti pada pasien penyakit DBD," jelas dr Edwin. (*)  

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas