Tak Terima Putusan MK, Pendukung Bupati Terpilih Mamberamo Raya Mengamuk
"Kalau merah putih saja sudah tidak peduli, kami akan bawa bendera bintang kejora kemari," teriak para pendukung.
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Mohamad Yoenus
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Puluhan warga pendukung Bupati terpilih Mamberamo Raya, mengamuk setelah mendengar putusan MK yang mengabulkan permohonan pemohon untuk melakukan pemilihan ulang di 10 TPS Mamberamo Raya.
"Hukum di Jawa tidak benar. Kami sudah menang! Ini sudah main uang saja," teriak para pendukung di halaman Gedung MK, Jakarta, Senin (22/2/2016).
Cacian dan hinaan terhadap lembaga peradilan tersebut juga terus terlontar dari mereka yang kecewa terhadap putusan MK.
Tidak sedikit mereka menendang pembatas jalan yang terbuat dari plastik tersebut.
Sebagian yang lain bahkan menangis karena putusan MK dinilai tidak adil bagi mereka.
"Kalau merah putih saja sudah tidak peduli, kami akan bawa bendera bintang kejora kemari," teriak para pendukung.
Puluhan polisi berjaga agar lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat tetap lancar dan mengantisipasi tindakan anarkis dari masyarakat Papua tersebut. (*)