Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pembunuhan Sadis Pelajar SMK Dwiki Sopian

Aparat kepolisian menggelar rekonstruksi pembunuhan Dwiki Sopian, siswa SMKN, di Lapangan Saburai, Senin (14/3/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Aparat kepolisian menggelar rekonstruksi pembunuhan Dwiki Sopian, siswa SMKN, di Lapangan Saburai, Senin (14/3/2016).

Ada 13 adegan di tempat kejadian perkara ini. Lapangan Saburai adalah tempat tersangka KR menjemput Dwiki.

Pada adegan yang terlihat, awalnya saksi Fadil bersama tersangka RH datang ke Saburai untuk menambal ban motor yang kempes.

Pada saat itu, Fadil membuat status di BlackBerry Messenger (BBM) sedang pecah ban. Status BBM Fadil dilihat Dwiki.

Dwiki datang menghampiri Fadil ke Saburai berniat membantu Fadil.

RH lalu meminjam motor Dwiki untuk pergi beli pulsa ponsel.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah beli pulsa, RH datang kembali ke Saburai. RH lalu mengirim pesan singkat ke KR memberitahu ada Dwiki di Saburai.

KR membalas pesan singkat dengan kata 'ya'. KR datang ke Saburai mengendarai mobil bersama tersangka DN dan OR.

KR turun dari mobil. "Lu yang namanya Dwiki ya," kata KR. Dwiki menjawab, "Ya bang,".  KR lalu membawa Dwiki ke dalam mobil.

Rekonstruksi pembunuhan Dwiki Sopian, pelajar SMKN, berlanjut di rumah paman KR di Jalan ZA Pagar Alam, Senin (14/3/2016).

Adegan berawal ketika KR, OR, DN dan Dwiki tiba di rumah paman KR.

Mereka turun ke bengkel mengobrol biasa. Tersangka OR lalu mengambil minum disusul DN.

Tak lama, KR ikut menghampiri OR dan DN. Mereka lalu duduk di belakang mobil.

Mereka merencanakan pembunuhan Dwiki. KR membagi peran. DN disuruh memegang tangan Dwiki dan OR disuruh membekap mulut Dwiki.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas