Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pembunuhan Sadis Pelajar SMK Dwiki Sopian

Aparat kepolisian menggelar rekonstruksi pembunuhan Dwiki Sopian, siswa SMKN, di Lapangan Saburai, Senin (14/3/2016).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

KR lalu membuang pisau tersebut. IAP mengecek kondisi Dwiki. Dwiki sudah tidak bernyawa.

IAP menyuruh KR untuk membuang jasad Dwiki. Mereka pun membawa mayat Dwiki ke dalam mobil.

Para tersangka membuangnya ke semak di Jalan Raden Imba Kesuma, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan.

Motif dalam pembunuhan sadis dengan 107 tusukan yang berada disekujur tubuh korban itu didasari karena sakit hati dan membela teman sekelas.

Sebelumnya, KRF (16) mengatakan awalnya ingin mendamaikan masalah EL (teman perempuannya) dengan Dwiki.

“Saya diminta teman perempuan saya untuk mendamaikan masalahnya dengan Dwiki,” katanya.

Setelah berhasil mendamaikan, masalah EL dan Dwiki kembali muncul.

Rekomendasi Untuk Anda

KRF dan Dwiki pun terlibat perseteruan lewat omongan. KRF merasa terhina oleh omongan Dwiki.

Tak hanya itu, Dwiki sempat menantang KRF.

Pada Sabtu (5/3/2016) malam, KRF mendapat kabar Dwiki sedang di Lapangan Saburai, hingga akhirnya mendatangi dan menghabisi Dwiki. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas