Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Hari Buruh

Monolog: Cinta dan Jabatan Dinda Kanyadewi Kandas karena Memperjuangkan Hak Buruh

Seorang perempuan dengan gaya eksekutif muda coba memasukan hak-hak buruh dalam peraturan perusahaan.

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang perempuan dengan gaya eksekutif muda coba memasukan hak-hak buruh dalam peraturan perusahaan.

Hak-hak buruh tersebut di antaranya upah layak, asuransi kesehatan, dan cuti hamil bagi buruh perempuan.

Dalam memperjuangkan hak-hak tersebut perempuan itu mengalami nasib malang, ia harus kehilangan jabatannya, sebagai manager personalia, karena dianggap terlalu banyak memangkas laba perusahaan.

Bukan hanya itu, ia pun harus ditinggal kekasihnya di perusahaan itu, yang tidak lain keponakan pemilik perusahaan tersebut.

Begitulah isi cerita monolog yang dimainkan Aktris Dinda Kanyadewi.

Aktris yang berperan sebagai Mischa dalam sinetron "Cinta Fitri" itu memainkan monolog yang bertajuk "Tiga Titik Monolog" sebagai bentuk dukungannya terhadap kaum buruh yang sedang memperjuangkan hak-haknya.

Dara kelahiran Balikpapan 29 tahun lalu itu memainkan monolog yang disutradarai Wawan Sofyan di Auditorium Galery Indonesia Kaya, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016).

Dinda mengaku tidak mudah untuk menghafal naskah monolog yang relatif panjang.

Walaupun begitu, Dinda sangat senang memainkan monolog. Ia berharap akan memainkan monolog yang lebih panjang lagi.

Halaman
12
Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Mohamad Yoenus
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas