Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

VIDEO: Kronologi Hidung Jenazah Pasien Hilang di RSUD Bantul

Ibunda Sari, Wakiah (49) sebelumnya meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul, sempat dirawat di sana empat hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus

Suparlan menjelaskan, pihak RSUD Panembahan Senopati ini juga tidak mengetahui siapa yang menghilangkan bagian tubuh dari pasien ini.

Dia juga menyebut ada beragam spekulasi mengenai hilangnya bagian dari hidung ini.

"Kami tidak mengetahui pelaku (pencuriannya) apakah dari Rumah Sakit, pihak ketiga ataupun keluarga. Apakah hilangnya di RS dan rumah pasien juga belum diketahui," katanya.

Dalam hal ini, pihaknya masih menunggu hasil rekonstruksi dari Kepolisian Daerah (Polda) DIY.

Menurutnya, Polda DIY telah melaksanakan pra rekontruksi hingga ke kamar jenazah. Hanya saja, pihak Polda belum melakukan prarekontruksi saat pengiriman jenazah maupun di rumah almarhumah.

"Nantinya polisi yang akan mengungkap dan menangani hal ini," sebutnya.

Sesuai Prosedur

Rekomendasi Untuk Anda

Suparlan menjelaskan, terkait dengan pengiriman jenazah ke ruang mayat pun sudah dilaksanakan sesuai dengan SPO.

Yakni, dari bangsal tempat dirawat, hingga ke kamar mayat pun ada pihak keluarga yang menyaksikan.

Bahkan, pihak keluarga pun juga ikut mengantar dan melihat jenazah hingga diantar ke ruang jenazah.

"Semua sudah dilakukan secara prosedur. Di SPO sudah jelas, saat penyerahan mayat diserahkan dan ditanda tangani. Selain itu juga ditunjukkan wajahnya," papar Suparlan.

Menurutnya, keluarga pasien pun seharusnya mengetahui karena dalam hal ini terus dilibatkan untuk mengecek kondisi jenazah.

Apalagi, kondisi jenazah saat berada di ruang kamar mayat hanya sebentar.

"Sesuai prosedurnya bisa diambil setelah dua jam. Jika administrasi selesai bisa diambil," katanya.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Panembahan Senopati, Yulius Suharta mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemulangan maupun pengecekan jenazah sesuai dengan SPO.

Dia juga menegaskan, selama di kamar mayat, tidak ada satu orang pun termasuk dokter yang boleh masuk.

"Kami telah bekerja sesuai dengan prosedur," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas