Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Baca Puisi Menggunakan Bahasa Isyarat

Syairnya mengenai tuli bukanlah cacat. Sebab, penyandang tuna rungu tetap bisa berkomunikasi, yakni menggunakan bahasa isyarat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan TribunSolo.com,  Imam Saputro

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Puisi berjudul "Aku Tuli" dibawakan oleh Ketua Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Solo, Aprilian Bima Purnanta.

Syairnya mengenai tuli bukanlah cacat. Sebab, penyandang tuna rungu tetap bisa berkomunikasi, yakni menggunakan bahasa isyarat.

Puisi tersebut disampaikan di hadapan puluhan peserta seminar umum di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan di Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo.

Tema acara itu yakni Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Memahami Kemampuan Tuli untuk Mewujudkan Kota Inklusi.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas