Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Suryono, Peraih Ikon Prestasi Indonesia UKP-Pancasila: Terimakasih Sinar Mas

Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-Pancasila) menyelenggarakan Festival Prestasi Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC)

Suryono, Peraih Ikon Prestasi Indonesia UKP-Pancasila: Terimakasih Sinar Mas
Sinar Mas
Suryono

Ia mengatakan dengan cara membakar lahan ternyata timbul kerugian diberbagai sektor, antara lain sektor kesehatan dan sektor iklim. Keduanya berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup petani.

"Cara ini (tidak membakar lahan) tidak susah. Justru kita mampu memanfaatkan limbah yang seharusnya kita bakar. Bahkan sekarang bisa kita kompos, dijadikan pupuk. Itu menambah pendapatan ekonomi bagi kita sendiri, para petani," pungkas Suryono terkait keuntungan dari tidak membakar lahan yang ditekankan oleh program Sinarmas.

Sinar Mas sebagai Jembatan Petani untuk Maju dan Berkembang Suryono mengaku sangat terbantu dengan program binaan dari perusahaan Sinar Mas.

Selama dua tahun dibina oleh Sinar Mas, Suryono mengaku tanggapan masyarakat sangat positif. "Sinar Mas membantu memberikan pelatihan, membantu permodalan, serta membantu di bidang pemasaran," ujar pria dengan 3 orang anak itu.

Ia mengklaim jika petani binaan Sinarmas tidak takut untuk memasarkan hasil lahan dan pertaniannya. "Tidak takut. Karena kita bisa memasarkan ke rumah-rumah karyawan bahkan ke dalam lokasi pabrik. Jadi pertanian dibina oleh perusahaan tidak akan takut akan pemasaran. Sangat-sangat terbantu dengan Sinarmas ini," tambahnya.

Sekarang, Suryono mampu mempekerjakan 6 orang di lahannya seluas 6 hektare. Tidak hanya dirinya yang merasakan hasil dari binaan program DMPA itu, namun juga kelompok-kelompok yang ada di desanya.

Suryono juga mengaku semakin maju dan berkembang setelah mengikuti program ini. Ia mengaku bingung soal pemasaran dan permodalan pada awalnya.

Namun, karena kedua hal itu sudah dibantu, ia tinggal membukukan diri bagaimana meningkatkan produksi kualitas dan kuantitas.

"Saya semakin maju dan berkembang karena sejak dibantu pemasaran, saya jadi tahu barang mana yang berkualitas, yang bisa laku di pasaran," ujarnya.

Selain itu, Suryono juga mengaku sekarang mengetahui kalender musim kapan dan apa yang digemari serta digemari oleh masyarakat pada waktu-waktu tertentu.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas