ACS Humas Pelindo I M Eriansyah mengungkapkan pengembangan BICT tahun ini terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan perluasan sepanjang 350 meter. Pembangunan tahap pertama ini merupakan kerjasama antara Pelindo I dengan Islamic Development Bank (IDB). Pembangunan tahap selanjutnya sepanjang 350 meter akan menggunakan modal investasi dari Pelindo I. Perluasan BICT ini diperkirakan memakan biaya seberat Rp 3 triliun.
Sedangkan perangkat peralatan untuk mendukung perluasan BICT sudah didatangkan dari Shanghai dan Finlandia. Yakni tiga unit Container Crane (CC) dan lima unit Ruber Tired Gantry (RTG).
"Dengan perluasan ini pelayanan peti kemas akan bisa lebih baik. Proses bongkar peti kemas dari kapal dulunya bisa mencapai delapan hari. Kini hanya satu setengah sampai dua setengah hari. Kalau sudah diperluas nantinya akan lebih cepat lagi," ujar Eriansyah.(rif/tribun-medan.com)
Baca tanpa iklan