News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

APHI: HPH Hutan Produksi Semakin Berkurang

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kebakaran Hutan di Gnung Slamet

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah belum bisa menjaga hutan produksi. Hal ini terbukti dengan semakin berkurangnya Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), total luas kawasan hutan Indonesia sebesar 131,27 juta hektare (ha). Dari total tersebut, sekitar 77 juta ha merupakan hutan produksi. "Nah dari total hutan produksi tersebut, Indonesia memiliki 293 HPH. Dan sekian tahun, HPH semakin berkurang," kata Nana Suparna, Ketua Bidang Hutan Tanaman Industri APHI, Jumat (5/4/2013).

Nana Suparna, Ketua Bidang Hutan Tanaman Industri APHI, mengatakan hal ini dikarenakan ilegal logging, kawasan hutan dijadikan perkebunan, dan peraturan adat. Bahkan Nana mengklaim hampir 6 juta ha hutan menjadi kebun, baik yang telah atau belum mendapatkan izin.

"Daerah hutan ini pernah dikerjakan HPH, saat ada jalan, akses, tapi HPH ditinggalkan. Kalau hutan alam habis sangat memperihatinkan," kata Nana.

Di sisi lain, jika pemerintah tidak dapat merawat kawasan hutan produksi, Nana menyarankan pemerintah membuat Hutan Tanaman Industri atau HTI. Dengan HTI, hutan tidak bisa ditebang habis, dan sedikitnya 20 persen hutan masih bisa dirawat.

"Pihak pemerintah harus menjaga kawasan hutan agar berkelanjutan dan berguna untuk ke depannya, begitu pula bisnis kehutanan. Kalau tidak dapat dikelola mengapa tidak dijadikan HTI Sekarang ini, HTI 39 persen yang aktif, itu HTI bsr, HTI kecil tidak tahan (hilang)?"

Sejak 1992, HPH mengalami penurunan. Pada 1992 terdapat 580 HPH, kemudian menurun sekitar 40 persen pada 2009 dengan 304 HPH, 2010 terdapat 303 HPH, dan data terakhir 2011 terdapat 293 HPH.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini