News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wow! Budidaya Avokad Cipedak, Omzet Petani Capai Rp 10 Juta Per Bulan

Editor: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi.

Tanaman ini bisa dibudidayakan di pekarangan rumah.

Selain di media tanah, bibit avokad ini juga bisa tumbuh di polibag.

Keunggulan lain varietas avokad cipedak adalah masa berbuahnya yang produktif.

Menurut Syamsudin, ia biasa menjual bibit avokad cipedak ketika usia tanamnya 2 bulan–3 bulan.

Sekali panen, ia mampu menghasilkan 500 batang bibit avokad cipedak.

Selain itu, avokad cipedak memiliki tekstur daging yang legit dan manis. “Kulitnya juga tipis, sehingga avokad ini bisa dikupas layaknya buah pisang,” katanya.

Ia menjual bibit avokad cipedak berkisar Rp 25.000-Rp 100.000 per pohon. Dalam sebulan, bisa terjual 60 bibit dengan omzet Rp 5 juta.

Pembudidaya avokad cipedak lainnya adalah Faisal Hermawan di Magelang, Jawa Tengah.

Faisal sudah menanam avokad cipedak sejak dua tahun lalu di lahan budidayanya seluas 2.000 meter persegi.

Di lahan itu, Faisal menanam lebih dari 50 pohon avokad cipedak, avokad Hawai dan aneka tanaman buah lainnya.

Menurut Faisal, ketertarikan membudidayakan avokad cipedak lantaran produktivitas panen buah ini tergolong cepat.

Pada usia tanaman baru dua tahun, buah avokad cipedak sudah bisa dipanen. Panen terjadi dua kali dalam setahun.

Sekali panen, Faisal bisa memetik 300 kg avokad.

Saat dipanen, avokad cipedak memiliki bobot rata-rata 400–500 gram per buah.

Faisal menjual avokad cipedak Rp 25.000 per kg.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini