News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wow! Budidaya Avokad Cipedak, Omzet Petani Capai Rp 10 Juta Per Bulan

Editor: Robertus Rimawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi.

Dari penjualan itu, ia bisa mengantongi omzet Rp 10 juta per bulan.

Budidaya

Membudidayakan avokad cipedak tergolong tidak sulit.

Tanaman ini dapat dikembangkan di pekarangan rumah.

Pada umumnya, tanaman avokad dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 52 meter dari permukaan laut.

Perawatan tanaman avokad cipedak juga mudah.

Pembudidaya hanya harus rutin memberikan pupuk dan air secukupnya ke bibit tanaman.

Syamsudin Slamet, pembudidaya avokad cipedak asal Depok, Jawa Barat bilang, ada dua teknik budidaya avokad cipedak.

Pertama, menggunakan sistem sambung pucuk. Kedua, sistem tanam biji.

Dari dua teknik ini, Syamsudin lebih memilih menggunakan metode tanam sambung pucuk atau stek.

Alasannya, dengan metode stek, bibit avokad cipedak yang ditanam dapat mengikuti sifat induk dan efektif memperbanyak varietas.

Adapun, proses perkembangbiakan melalui sambung pucuk, diawali dengan menyiapkan indukan bibit yang telah berusia satu hingga dua bulan.

Pada usia ini, batang indukan akan terlihat sebesar jari kelingking. Butuh waktu hingga tiga minggu lamanya agar proses stek dapat berjalan dengan sempurna.

Syamsudin bilang, baiknya pucuk dipotong agak serong agar memudahkan proses penyambungan.

Proses selanjutnya adalah mengikat kedua batang tersebut dengan plastik secara merata.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini