Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di awal 2019, PT Shell Indonesia kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Penurunan harga ini seiring dengan turunnya harga minyak mentah dunia.
Melihat situs resmi Shell Indonesia, penurunan harga BBM Shell Reguler, Super hingga V-Power turun bervariasi mulai Rp. 50-300 per liter yang disesuaikan dengan lokasi SPBU di masing-masing wilayah.
"Harga bahan bakar berlaku efektif 1 Januari 2019," tulis Shell dalam situs resminya, dikutip Rabu (9/1/2019).
Pada produk Shell Reguler, terjadi penurunan sebanyak Rp. 50 menjadi Rp. 9.950 per liter di Jabodetabek. Pada pertengah Desember, Shell juga sudah menurunkan produk BBM termurahnya sebanyak Rp. 550.
Sementara untuk Shell Super di Jabodetabek harga turun dari Rp 10.650-10.850 menjadi Rp 10.450-10.550 per liter. Di Bandung harga Shell Super Rp. 10.550, Jawa Timur Rp.10.600, dan Rp. 10.400 untuk Sumatera Utara.
Baca: Ikut-ikutan SPBU Shell, Harga BBM SPBU Total Juga Turunkan Harga
Selain itu, Shell V-Power harganya kini menjadi Rp 11.900-12.050 per liter, turun dari Rp 12.100-12.250 per liter. BBM jenis Diesel juga turun dari Rp 12.100-12.250 per liter menjadib Rp 11.850 -12.000 per liter.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memang meminta badan usaha penjual BBM menurunkan harga BBM nonsubsidi, mengiringi turunnya harga minyak mentah dunia.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) juga menurunkan harga BBM nonsubsidi berkisar Rp. 100-250 per liter pada 5 Januari 2019 lalu.
Begitu pula dengan PT Vivo Energy Indonesia, PT AKR, Corporindo, Garuda Mas, dan PT Total Oil Indonesia pada akhir tahun lalu.