News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sentimen Harga Saham Global Diprediksi Bakal Menekan IHSG Hari Ini

Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (6/6/2022) diprediksi melemah.

Padahal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (3/6/2022) sempat menguat 34,23 poin atau 0,48 % ke level 7.182,96.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya memperkirakan, IHSG akan melemah dengan kisaran perdagangan rentang 7.000-7.200.

Baca juga: Transaksi Harian di BEI Meroket 45 Persen Sepekan, IHSG Menguat ke Level 7.100

IHSG berpotensi terseret sentimen negatif global yang kembali khawatir terhadap kenaikan Fed Funds Rate (FFR) di Amerika Serikat (AS), mengingat Jumat malam kemarin ada rilis data ketenagakerjaan yang baik sehingga mendukung The Fed menaikkan FFR lebih agresif.

Equity Analyst Kana Hita Solvera William Wibowo juga berpandangan IHSG rawan koreksi pada Senin (6/6).

Menurut William, secara teknikal penguatan IHSG dua hari terakhir sudah semakin terbatas.

"Untuk sentimen yang akan menggerakkan IHSG pada esok hari dari pergerakan harga komoditas serta pelonggaran kebijakan PPKM di Indonesia," kata dia.

Baca juga: IHSG Dibuka Naik 0,34 Persen ke 7.060, Investor Asing Buru Saham BBRI, ADRO dan BMRI

William memproyeksikan IHSG akan bergerak dengan support di 6.950 dan resistance pada level 7.250.

Sementara, untuk sepekan William menilai sentimen yang akan mempengaruhi IHSG juga datang dari maraknya emiten-emiten yang mulai membagikan dividen.

Di sisi lain, kenaikan suku bunga the Fed dan konflik Rusia-Ukraina yang belum stabil berpeluang menjadi pemberat IHSG.

Adapun untuk Senin (6/6), Kana Hita Solvera melihat beberapa saham yang dapat diamati investor yaitu ASRI, BRIS, EMTK, GOTO, ISSP, KPIG, dan LSIP.

Sementara Jasa Utama Capital Sekuritas merekomendasikan AVIA dan ADRO. (Sugeng Adji Soenarso/Wahyu T.Rahmawati)

Sumber: Kontan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini