News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Top Rank

7 Kereta Api di Indonesia yang Pernah Berganti Nama, Ada Argo Bromo Anggrek hingga Parahyangan

Penulis: David AdiAdi
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERGANTIAN NAMA KERETA - Sejumlah kereta api di Indonesia tercatat pernah berganti nama. Pergantian nama tersebut dilakukan karena sejumlah faktor, seperti Peristiwa Luar Biasa (PLH) hingga perubahan rute dan sarana.

TRIBUNNEWS.COM – Kereta api merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Indonesia.

Moda transportasi ini memiliki sejumlah keunggulan, yakni ketepatan waktu sampai di tujuan, bebas panas dan macet, hingga fasilitasnya yang lengkap.

Namun tahukah Anda, terdapat sejumlah kereta api yang pernah berganti nama.

Pergantian nama ini dikarenakan adanya kejadian atau Peristiwa Luar Biasa (PLH) hingga perubahan rute kereta api, kelas layanan atau menjadi penerus kereta sebelumnya yang pernah ada.

Lantas, kereta apa saja yang dulu pernah berganti nama?

Baca juga: Penyesuaian Tarif Kereta Api Pangrango Mulai 1 Agustus 2025, Ini Rincian Harga Tiket Terbarunya

Daftar Kereta Api

Dikutip dari Instagram @kai121, berikut tujuh kereta api di Indonesia yang pernah berganti nama:

1. Kereta api Suryajaya cikal bakal Argo Bromo Anggrek

Pada tahun 1995, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau saat itu bernama Perumka melakukan tes pasar dengan mengoperasikan layanan kereta api rute Surabaya tujuan Jakarta.

Karena mendapat antusiasme yang tinggi oleh masyarakat, akhirnya KAI meluncurkan kereta api Suryajaya pada 1994.

Setahun berselang, KAI juga memperkenalkan kereta eksekutif yang bernama Argo Bromo Anggrek dan pada 17 Agustus 1995 kereta api Suryajaya berhenti beroperasi.

Mulai 1 Juni 2025, KA Argo Bromo Anggrek hadir dengan layanan Kereta Suites Class Compartment dan menggunakan sarana Kereta Eksekutif New Generation buatan PT INKA (Persero).

2. Kereta api Badrasurya sebagai pendahulu KA Pasundan

KAI resmi mengoperasikan kereta api Badrasurya pada tahun 1970-an untuk mengisi jalur antara Surabaya dan Bandung.

Badrasurya sendiri memiliki arti Bandung Raya Surabaya. Kereta ini melayani kelas ekonomi pada saat itu.

Namun pada 1997, kereta api Badrasurya resmi berhenti beroperasi dan digantikan oleh kereta api Pasundan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong PP) hingga saat ini.

Baca juga: Mulai 1 Agustus 2025, KA Pasundan Berganti Kereta Ekonomi New Generation Versi Modifikasi

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini