TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso terus memantau pergerakan harga Minyakita di Papua agar tetap stabil pada akhir tahun ini.
Budi memastikan pasokan Minyakita ke wilayah Indonesia Timur terus berjalan.
Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Moga Simatupang, Minyakita telah tiba di sejumlah daerah di Papua.
Baca juga: Skandal Minyakita: Takaran Disunat, Pabrik Palsu Digerebek di Sejumlah Daerah
Beberapa wilayah yang sudah menerima pasokan Minyakita di antaranya Jayapura, Sorong, Manokwari, dan Nabire.
Sementara itu, Budi menyebut masih ada daerah lain di Papua yang masih menunggu tibanya pasokan Minyakita pada akhir tahun ini.
Ia mengingatkan jarak tempuh yang jauh ke wilayah Indonesia Timur membuat proses distribusi membutuhkan waktu.
"Jauh dari sini," kata Budi kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (31/12/2025).
Meski demikian, Budi menegaskan Kementerian Perdagangan akan terus memantau pergerakan harga Minyakita dan komoditas lainnya, khususnya pada akhir tahun ini, agar tetap terjaga stabilitasnya.
Secara umum, ia menilai harga bahan pokok pada akhir tahun ini berada dalam kondisi yang relatif stabil.
Sebelumnya, sebanyak 418 ribu liter minyak goreng Minyakita bakal dikirim ke wilayah Indonesia Timur demi mestabilkan harga menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Mario Josko menyampaikan kabar tersebut saat peninjauandi Pasar Pucang Anom, Surabaya, Jumat (5/12/2025).
Rinciannya, PT Mahesi Agri Karya yang akan menyalurkan sebanyak 166 ribu liter Minyakita untuk kebutuhan di Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.
Kemudian, Wilmar Group yang akan memasok 162 ribu liter Minyakita untuk wilayah Sulawesi Utara dan 90 ribu liter Minyakita untuk Nusa Tenggara Barat.
"Kami berharap, dengan pasokan yang kontinu ini, harga Minyakita di wilayah Indonesia Timur tetap stabil,” kata Mario dikutip dari siaran pers pada Sabtu (6/12/2025).
Baca tanpa iklan