Ringkasan Berita:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menggunakan beberapa varian beras premium Perum Bulog seperti Setra Ramos dan Punokawan.
- Kebutuhan beras untuk SPPG di program MBG tahun 2025 diperkirakan mencapai 381,8 ribu ton.
- Beras premium Bulog juga akan memasok kebutuhan pangan pasukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan berdasar instruksi dari Menteri Pertahanan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa varian beras premium Perum Bulog seperti Setra Ramos dan Punokawan akan turut digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Beras premium Bulog nanti juga akan digunakan sebagai beras MBG untuk masing-masing dapur-dapur MBG yang ada di daerah," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam konferensi pers di D'GAT55, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Per 19 Januari 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG mencapai 21.102.
Selain memasok MBG, Bulog juga diminta mendukung kebutuhan beras untuk Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan berdasar instruksi dari Menteri Pertahanan melalui Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
"Tadi barusan pagi kami dapat telpon dari Bapak Menteri Pertahanan melalui Bapak Wakasad, perintahnya Bulog untuk mendukung beras-beras batalion TP, batalion teritorial pembangunan," ujar Rizal.
Rizal menjelaskan, jika di Indonesia terdapat 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, maka Bulog akan memasok seluruh kebutuhan berasnya di berbagai wilayah Indonesia.
Beras premium Befood Bulog memiliki kadar pecah (broken) hanya 15 persen dan kadar air 14 persen. Kualitas ini membuat rasa nasi lebih pulen.
Baca juga: Daftar Harga Bahan Pangan di Pulau Jawa 16 Januari 2026: Beras Premium Stabil
Kebutuhan beras untuk SPPG dalam program MBG di 2025 diperkirakan mencapai 381,8 ribu ton mengacu pada estimasi kebutuhan per SPPG, jumlah menu MBG berbahan beras dalam sebulan, serta total SPPG.
Per 12 Januari 2026, stok beras yang dikelola Bulog tercatat sebesar 3,36 juta ton, terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sekitar 3,23 juta ton dan stok komersial sekitar 129 ribu ton.
Baca tanpa iklan