News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

IHSG Selasa Pagi Dibuka Merosot 0,76 Persen ke Level 8.906.677

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

INDEKS DIBUKA MELEMAH - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot pada perdagangan Selasa (27/1/2026) turun 68,65 poin atau 0,76 persen ke level 8.906.677. Tekanan jual meningkat membuat IHSG tertekan hingga menyentuh level terendah ke posisi 8.873,48. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

Ringkasan Berita:

  • Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot pada perdagangan Selasa (27/1/2026) turun 68,65 poin atau 0,76 persen ke level 8.906.677.
  • Tekanan jual meningkat membuat IHSG tertekan hingga menyentuh level terendah ke posisi 8.873,48.
  • Investor perlu mewaspadai potensi koreksi yang dapat membawa IHSG bergerak turun ke kisaran 8.708 hingga 8.790.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot pada perdagangan Selasa (27/1/2026) turun 68,65 poin atau 0,76 persen ke level 8.906.677 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di posisi 8.974,56 dan sempat mencatatkan angka tertinggi harian di 8.978,84. 

Namun tekanan jual meningkat membuat IHSG tertekan hingga menyentuh level terendah ke posisi 8.873,48.

Sedangkan aktivitas perdagangan pagi ini cukup ramai dengan volume transaksi 14,35 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 7,113 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1,021,892 kali transaksi.

Sementara dari sisi pergerakan saham, sebanyak 421 saham melemah, 177 saham menguat dan 113 saham bergerak stagnan. Adapun kapitalisasi pasar BEI sebesar Rp 16.231,23 triliun.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berada pada fase gelombang koreksi wave [iv] dari wave 5.

Hal ini mengindikasikan tekanan koreksi belum sepenuhnya mereda, sehingga pasar saham domestik masih relatif rentan terhadap pelemahan lanjutan dalam jangka pendek. 

Karena itu, investor perlu mewaspadai potensi koreksi yang dapat membawa IHSG bergerak turun ke kisaran 8.708 hingga 8.790.

“Kami perkirakan, posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi. Waspadai area koreksi yang berada di 8.708-8.790,” ujar Herditya dalam analisa hariannya. 

Dalam pergerakan harian, level 8.852 dan 8.816 menjadi area support terdekat yang berpotensi menahan tekanan jual. Sementara area 9.039 dan 9.120 menjadi zona resistance yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi berlanjutnya penguatan.

Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 8.840-9.000.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini